TOUJOURS

TOUJOURS

  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 3, 2018
Disaat hati sangat mencintai, namun api cemburu membakar hati, timbulah rasa ingin membenci. Namun, tak bisa didustakan hati ini tetap ingin memilikinya. akan kah kami masih bisa bersama?
All Rights Reserved
#38
brokeup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • FANI : He's Edgar Erzantara
  • Assalamu'alaikum Bee
  • Arka it's Mine! [Pindah ke Dreame]
  • BENUA
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • RAINA [COMPLETED]
  • WAITING YOU  [ Hiatus ]
  • Eliinaa
  • CLOSER

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines