Rindu Yang Tertinggal

Rindu Yang Tertinggal

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 21, 2017
Aku memilih menyerah bukan karena aku tak sanggup untuk bertahan, namun logika memaksaku untuk berfikir dewasa bahwa memaksakan kehendak yang tidak mungkin terjadi sangatlah sia-sia .. Tidak ada salah nya jika aku mencoba membuka hatiku untuk pria lain demi kebahagiaanku. Pria yang ternyata benar-benar Tuhan hadirkan untuk membuatku menemukan kebahagian yang selama ini sedang ku cari. Dan mencoba melupakannya. Pria yang sebelumnya telah hadir di kehidupanku dan nyatanya tidak bisa membuat keseriusan dalam sebuah hubungan, membuat luka baru di hati yang ternyata tanpa sadar separuh hatiku sudah terlanjur kuberikan untuknya. Aku begitu di kecewakan. Tetapi.. selama aku menjalin sebuah hubungan dengan pria yang saat ini sedang sangat kucintai, bayang-bayang akan cinta pertamaku selalu datang dalam ingatan dan tak pernah ada maksud ingin ku undang kehadirannya. Walaupun kedatangannya menyisakan rindu yang tertinggal, tidak sama sekali mengikis rasa cintaku pada pria yang saat ini adalah kekasih dan sumber kebahagianku. Dan aku berharap semoga rasa rindu yang tak pernah ku undang kehadirannya ini, hanyalah badai berlalu yang hanya lewat sesaat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepucuk Rindu
  • Air Mata Cinta
  • PEWARIS CINCIN KUTUKAN
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Full Of Scratches
  • Bara & Tara
  • MY THIC
  • ngger adalah vandyku

Ini mungkin sedikit klikbait dengan sampul. Tapi kisah ini adalah nyata dan benar-benar terjadi pada diriku. Beberapa diantaranya kubuat fiksi agar tidak terlalu membosankan untuk dibaca, tapi percayalah itu dilakukan untuk hiburan semata. Aku ingin berterimakasih kepada mereka yang telah hadir dalam cerita hidupku, semoga mereka diberikan kehidupan yang layak oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tanpa mereka mungkin kini aku bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. Juga kepada para pembaca, selamat menghibur lara dengan cerita yang ada. Maaf bila terdapat kesalahan kata atau kekurangan dalam alur cerita. Semoga dengan ini, bersama kita bernostalgia masa-masa dimana hidup belum dipenuhi fikiran dunia, dan masih bergelimang cinta. Sebab patah hati itu biasa, namun tetap saja, menaruh perasaan pada orang yang sama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines