Dimensi Angin Benua

Dimensi Angin Benua

  • WpView
    Reads 8,457
  • WpVote
    Votes 834
  • WpPart
    Parts 170
WpMetadataReadComplete Wed, Jan 24, 2018
Kisah seorang lelaki paruh baya yang mencintai seorang wanita muda namun ia memutuskan untuk memendamnya saja, katanya perbedaan terlalu nyata untuk menciutkan nyalinya. Selamat bermain tebak-tebakan, apakah dia sedang bersenang atau bersendu ria? Kalau mau kutip puisi yang ada, silahkan saja yang penting nama penulis dicantumkan. Oh iya, list lagu yang cocok didengerin sambil baca sajak ini: - Fiersa Besari - Senja Bersayap - Fiersa Besari - Garis Terdepan - Fiersa Besari - Hingga Napas Ini Habis - Virzha - Kita Yang Beda - Fourtwnty - Hitam Putih - Marcell - Peri Cintaku - Tulus - Sepatu - Padi - Kasih Tak Sampai - Kodaline - High Hopes - John Mayer - You're Gonna Live Forever In Me - Coldplay - Everglow - John Mayer - Dreaming With A Broken Heart - Jikustik - Untuk Dikenang
Public Domain
#629
curhat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Horibble Woman (END)
  • Fear Of Abandonment
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Dia Dialeka [COMPLETED]
  • My Cold Husband [COMPLETED]
  • DANGEROUS GABRIEL | Perjodohan (Complete)
  • Lembut Seperti Doa
  • CERPEN (END)
  • SIRNA

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines