Guardian Angel

Guardian Angel

  • WpView
    LECTURES 2,127
  • WpVote
    Votes 211
  • WpPart
    Chapitres 18
WpMetadataReadTerminé sam., oct. 6, 2018
Daffa meraih tangan Tara dan menggenggamnya. "Lo pernah bilang kalau luka yang paling sakit itu ditusuk dan ditembak. Tapi bagi gue, akan lebih sakit ketika liat orang yang gue suka kesakitan sendiri dan gue malah nggak ngelakuin apa-apa." NB: Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Copyrigt 2018, by kamilarhmtl
Tous Droits Réservés
#345
kriminal
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • PSYCHO D [END]
  • MCI - Got Him!
  • Benalu [Terbit]
  • ALGIS ✓
  • Jane [OPEN PO]
  • Semenjana (END) / Sudah pindah ke aplikasi DREAME/INNOVEL)
  • COLD ANGEL
  • My Protective Brothers
  • Get Married |FanFiction|

"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu