Delapan Jiwa

Delapan Jiwa

  • WpView
    LECTURAS 1,315
  • WpVote
    Votos 251
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, oct 21, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Kata orang, mereka gila, mereka tak waras, mereka tak normal, mereka aneh dan sebagainya. Sesungguhnya mereka waras, hanya saja sedikit berbeda. ○ ○ ○ Delapan Jiwa yang mengenal satu sama lain sejak menjadi embrio hingga mereka keluar dari 'lobang surga dunia' dan terjalinlah suatu hubungan yang tak terpisahkan. Apa jadinya jika delapan manusia kurang waras menjalin persahabatan? Mungkinkah dunia akan gonjang ganjing tak karuan? Entahlah.. tapi rasanya itu tidak mungkin terjadi. Hidup mereka yang terlalu receh untuk di baca, dan konflik serta pertentangan yang terlalu sulit untuk dimengerti. Ikuti kisah mereka di Delapan Jiwa
Todos los derechos reservados
#103
garing
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DANADYAKSA
  • ALEXON [END]
  • Troublemaker's
  • CAUSE I'M A NERD ! [END]
  • Menikahi Musuhku, Apa Jadinya (Fizzo)✔
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • Inside You
  • KELUARGA WIDYAMADJA

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido