putri cinderella Dari Adik Syifa

putri cinderella Dari Adik Syifa

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 19, 2024
hallo teman-teman terlebih dahulu sebelum nya perkenalkan nama aku Disa aku adalah adik dari Syifa apriyani yang biasa aku panggil teteh Empa.... nah disini aku mempunyai ide untuk membuat karangan-karangan gitu... kaya cerita cerita yang di buku... langsung aja yuk ceritanya pada suatu hari ada seorang gadis putih yang berada di dalam istana besar... ia selalu terlihat di pagi hari entah kenapa dia slalu ada di depan jendela pukul 6 pagi kecantikan dari gadis itu sangat luar biasa bisa kita panggil cinderella. tiba tiba ada seorang tukang dagang yaitu dagang sepatu kaca yang sangat unik sekali. ia selalu berkeliling tepatnya melewati rumah' cinderella itu... setiap hari di berkeliling tanpa menawarkan ke istana mewah itu karena ia malu jika ia nanti di ejek oleh saudagar-saudagar kaya raya itu. kebetulan cinderella slalu meminta kepada sang ayahnya untuk membelikan sepatu kacanya karena sepatu kacanya sudah tidak layak ia pakai.. sementara ayahnya ia hanya memikirkan kekuasaan yang ia miliki tanpa memikirkan rasa cinderella. keesokan harinya, ada lelaki melewat istana besar itu tepat pukul 6 pagi dan Cinderella pun memanggilnya "pangeran, bolehkah saya melihat apa bawaan Anda"cinderella sambil memanggil lelaki itu."silahkan"jawab lelaki singkat. dan akhirnya cinderella memilih sepatu kaca berwarna pink yang ia inginkan dan Cinderella berkata dalam hati kecilnya "aku akan menikahi pangeranku itu" dan lelaki melewat rumah istana itu untuk mendekati cinderella yang ingin berkata padanya bahwa cinderella melamarnya... dan akhirnya kini cinderella bersama pangeran dalam rumah yang satu dan tidak memikirkan sedikitpun ayahnya yang sangat memikirkan kekayaan... akhirnya cinderella hidup bahagia... yeee tamat makasih ya temen2 udah mau baca cerita Cinderella yang ingin memakai sepatu kaca pink... makasih y sekali lagu oh ya kalian bisa coment ko apa yang kurang dari cerita aku ini ataupun usul untuk membuat cerita apa lagi?? y udah daripada panjang sekian dari aku dadah
All Rights Reserved
#87
princes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • mencarimu lewat ISTIKHARAH menemukanmu dalam DHUHA (SEASON1)
  • Tidak Ada Pernikahan Cinderella
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • My Precious Lady
  • AFTER MIDNIGHT (Another Side Of Cinderella) [COMPLATE]
  • Tuan Muda ~THE END~✔️
  • Cinderella Vs Pangeran Drama
  • Red Shoes [END]

Menceritakan tentang satu keluarga yang begitu harmonis. "Lala tidak suka suara berisik Wira, menganggu." ucap seorang gadis kecil yang masih berusia tujuh tahun, Nada bicara nya biasa saja tetapi menusuk "Wira kan tidak bisu, Kalau Lala tidak suka keributan ya pergi saja sana!" jawab seorang anak laki-laki yang seusia dengan Lala. mereka kembar, tentu saja. "Berantem terus sih, Lala jangan begitu ya. Wira juga, saling maaf-maafan dulu" ucap ibunda- Sabila lula- mencoba menengahi pertengahan kedua bocah di hadapannya. tetapi Lala malah menaruh kedua tangan nya di depan dada dengan bibir maju beberapa centi "Kalau gamau maaf-maafan, Ayah engga mau beliin alat-alat lukis dan mainan buat kalian lagi." Ucap ayahanda- Jack Bert Wijaya- terdengar serius. Si kembar lantas saling pandang, dan yang pertama mengulurkan tangan adalah Wira. karena bocah itu takut sekali jika tidak di belikan mainan, menurutnya mainan itu separuh hidup nya. "Nah, begitu kan enak dilihat" Sabila dan Jack kompak tersenyum melihat kedua anak nya kembali akrab dan suasana terasa hangat. ⚠️LANJUTAN CERITA 'JATUH CINTA' ⚠️ Usahain baca cerita 'Jatuh Cinta' lebih dulu ya, tapi kalau engga mau juga ga masalah karena di cerita ini komplit. Tapi usahain yaa.. itung-itung bantu ramein cerita itu, hehe

More details
WpActionLinkContent Guidelines