From Mr. De (Cinta Yang Pernah Hilang)

From Mr. De (Cinta Yang Pernah Hilang)

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 8, 2017
To : Nattly Aurelin... Aku benar-benar merasa tak pantas lagi untuk mengenal mu. Saat ini aku telah berbeda 98% sampai kamu tidak mengenali ku lagi. Aku ada di sini, Natt. Padahal, dulu kamu paling tidak bisa berpaling dari menatap ku. Mungkin keadaan dan masa yang telah berubah. Atau memang hati mu sudah lupa atau melupakan masa itu. From Mr. De *** Selembar surat sering tersimpan dalam laci meja Nattly di sekolahan. Dia tidak mengetahui siapa orang di balik surat tersebut yang seakan-akan pernah singgah di hati Nattly begitu lama (dulu). Walaupun selalu ada nama From Mr. De yang tertulis di setiap sudut bawah kertas, tetapi Nattly masih belum bisa mengetahuinya. Suatu hari, Nattly rela pagi buta sudah berada di sekolahan. Dia sangat penasaran dengan orang yang menaruh surat misterius itu di laci mejanya. Tetapi pengorbanan itu sirna, ketika gerbang sekolahan masih tergembok dan belum ada petugas satpam yang berangkat.
All Rights Reserved
#357
brokenheart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARDIRA [SELESAI]
  • Kelas A [End]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Alvaro Aurora (Sudah Terbit)
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Tell Me!
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)

Tentangku tentangmu sempat tertulis di kertas yang sama. Namaku namamu pernah Tuhan satukan dalam skenario yang kita perankan. Rasamu rasaku pernah saling mengisi kekosongan. Meski tak pernah terucap, namun bisa dirasakan. Bukankah semua itu menyiksa? Bukankah jika kita terus begini akan ada luka? Bukankah kamu lelah menyimpan kata? Dan bukankah aku juga lelah menunggu kalimat indah yang tak kunjung terdengar darimu? Bukankah kita telah sama-sama jenuh menerka semua rasa yang tidak memiliki nama ini. Semua sangat menyiksa. Mungkin kita mencoba membuat kenangan sebanyak-banyaknya karena kita tahu, suatu hari nanti, kita tidak akan bisa lagi bersama. Yang pergi akan tetap pergi, walaupun kau telah menjaganya dengan begitu kuat. Yang datang akan datang, walaupun kau tidak menginginkan kedatangannya. Semua tak akan pernah abadi, semua akan sirna, semua yang fana akan binasa. Begitu pula dengan kisah dan kasih tentang kita. Kisah kasih yang tak memiliki nama. Ini tentang kisah patah, luka, kecewa dari dua orang yang akhirnya saling melepaskan dan terluka secara perlahan. Penasaran?? HAPPY READINGS❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines