Story cover for Senja by Mozakey
Senja
  • WpView
    LECTURAS 14,150
  • WpVote
    Votos 432
  • WpPart
    Partes 31
  • WpView
    LECTURAS 14,150
  • WpVote
    Votos 432
  • WpPart
    Partes 31
Continúa, Has publicado nov 03, 2017
Dia kasar,gila dan aneh tapi dia bisa membuatku tersenyum dan hatiku bergejolak saat melihatnya, sekalipun dia hanya bernapas didepanku itu adalah kebahagiaan untukku ~Vania Vanilla

Bagiku senyumnya seperti matahari pagi, sehingga membuatku selalu ingin bangun lebih pagi agar bisa melihatnya terlebih dahulu, ~Rayner
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Senja a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#24athlas
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Behind The Smile cover
Look at Me, Please cover
Your Converse#Wattys2019 cover
Empty (End?) cover
Keazen (a sly world) TERBIT!  cover
ARNWOLF (END) cover
rain untuk senja cover
Dari SENJA untuk PURNAMA cover
YECHAN X JAEHAN (Si ketua OSIS dan pacarnya yang manis) cover
KEPERGIAN SENJA cover

Behind The Smile

41 partes Continúa

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?