Kita berbeda

Kita berbeda

  • WpView
    Leituras 369
  • WpVote
    Votos 47
  • WpPart
    Capítulos 8
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jun 17, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
"Ya udah,, lo jangan lupain gua ya. Jangan sampai kita lost contact oke. Kalo disana lo nemu temen cowo, lo harus ceritain ke gua, lo juga harus ceritain hari - hari lo tanpa gua, jangan telat makan, jangan kel-" kata Rey terpotong oleh Milna "Lo bawel banget sih Rey, jadi makin sayang dehhh" potong Milna lalu memeluk Rey erat. Rey membalas pelukan Milna. "Jangan lupain gua ya, tetep jadi Milna yang gua kenal, jangan berubah oke" kata Rey sambil mengelus lembut rambut Milna. "Makasih udah selalu ada disamping gua,, gua pergi bye Rey" kata Milna sambil menghapus air mata yang sudah meluncur dipipinya. "Lo hati - hati ya, jangan nakal" kata Rey sekali lagi memeluk Milna.
Todos os Direitos Reservados
#789
kembali
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bersaing dengan Masalalu
  • Buku Resep Cinta (Completed)
  • Kau Yang Tak Tergapai
  • Noda Masa Lalu (TAMAT)
  • RION IS MY MANTAN!
  • BRINCA
  • Ternyata Kita Tetangga (Completed)
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]

Alia Wenang kira kehidupannya sempurna, menjadi seorang Ibu Persit dari Dwikara Prasetya dan juga ibu untuk Andika Prasetya yang tengah aktif-aktifnya di usianya yang sudah memasuki sekolah dasar meski, tapi sayangnya kesempurnaan yang dia rasakan nyatanya tidak lebih dari sebuah fatamorgana. Suami yang Alia kira mencintainya nyatanya masih terjebak dengan masalalunya, seorang sahabat yang di cintai suaminya seumur hidupnya, perempuan pembuat patah hati sebelum akhirnya Dwikara bertemu dengan Alia. Sakit hati, hancur, marah dan kecewa, itulah yang Alia rasakan saat tahu kenyataan tersebut hingga membawa Alia pada sebuah dilema yang sulit akan dua pilihan. Bersaing dengan Masalalu, akankah Alia berhasil mengalahkan sosok-sosok penganggu tersebut? Atau malah Alia memilih menyerah meninggalkan Dwikara dengan sejuta penyesalan. _Pahami dulu hatimu, Bang. Coba tanya, kamu ini masih menyimpan rasa atau kamu hanya sekedar terjebak pada kenangannya_

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo