13 DAYS on DREAMING

13 DAYS on DREAMING

  • WpView
    Reads 332
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 19, 2018
Ia masih tidur dibuai mimpi, Memeluk gelap dimensi abadi, Ia mengira dirinya hidup, Padahal jiwanya setengah mati. .... Kehidupan yang keras membuat Alf menyerah dan putus asa. Kekerasan, gangguan, tekanan, dan pengkhianatan membuatnya ingin mundur dan mengakhiri hidup. Namun, segala usaha mengakhiri hidupnya nihil. Tak berhasil sama sekali. Tampaknya Akhirat belum bersedia menerimanya. Di balik keputus asaannya, Alf percaya pada mimpi. Ia percaya akan adanya dimensi abadi penuh suka cita dalam mimpi. Maka hidup dalam mimpi tentu lebih baik daripada bunuh diri. Sampai datang sebuah kenyataan, yang telah membangunkannya dari pelukan mimpi. .... Sang pengelana masih mengembara, Hingga terdengar panggilan ibunda, 13 hari sudah setelah kepergiannya, Kini ia pulang untuk menceritakan perjalanannya.
All Rights Reserved
#63
astralprojection
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Iyrin: Di Balik Sayap dan Bisikan
  • REQUIEM [HYUNJEONG]
  • Within a Hundred Days (TAMAT)
  • Mengenal Diri, Mencari Tujuan
  • [ⅰ] 𝐂lown of Eternity || 𝐓reasure
  • In My Dreams
  • Orange Spirit ✔
  • Putri Tidur & Mawar Hitam

Aerlene Ray terbangun dari batas antara hidup dan mati, dengan indera yang melampaui manusia dan luka tak kasat mata yang menggores jiwanya. Di balik cermin, suara asing terus memanggil bersama sosok berbahaya yang terus membayanginya. Saat langit membisu dan kegelapan mulai menagih jiwa yang berhutang, Aerlene harus mengarungi lima dunia yang terlupakan, ditemani makhluk abadi yang dikutuk oleh surga, dan seorang pemanggil arwah yang mencari penebusan dari bayang-bayang kegelapan di masa lampau. Tujuan mereka: menemukan relik kuno yang hanya bisa dilihat oleh mereka yang pernah mati dan kembali. Kepingan kekuatan yang mampu mengguncang tatanan takdir... atau menghapusnya sepenuhnya. Di dunia di mana tak ada takdir tanpa harga... Apa arti kehendak bebas jika semua jalan menuju akhir yang sama? Dan siapa yang benar-benar memiliki kuasa atas hidup dan mati: Iblis, Tuhan, atau hatimu sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines