Andai Kata

Andai Kata

  • WpView
    LECTURAS 30,322
  • WpVote
    Votos 1,027
  • WpPart
    Partes 104
WpMetadataReadConcluida vie, mar 8, 2019
[ Amazing cover by : @malleyviccent ♡] Kita umpamakan segala yang terjadi pada diri kita dengan segala hal di dunia ini Beberapa hal akan mungkin terjadi, mungkin berubah Namun ada pula yang tak akan mungkin berubah, karena hal tersebut pasti akan seperti itu Seperti itulah hidup Segala halnya telah dijelaskan oleh Yang Maha Kuasa dengan cara paling baik #599 dalam ACAK [09-12-2017] #2 dalam 'curhatan' [15-11-2018] #52 dalam 'orangketiga' [21-07-2018] #63 dalam 'quotes' [06-02-2019] #4 - 'simile' [28-04-2019]
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Eliinaa
  • Hari-Hari Jatuh dan Patah
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • The Second Lover (Based on True Story)
  • Nayara [ TERBIT ]
  • SIMILE
  • FIZYA
  • I'm okay (END)
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • The Kidnapper
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido