Just Stay

Just Stay

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 12, 2018
"Menurut lo, lebih indah mana? Pelangi atau bintang?" Ucap cewek berambut panjang dan berponi itu. "Menurut gue sih ya lebih indah pelangi , kenapa pelangi? Karena pelangi selalu muncul setelah hujan dan menurut gue indah aja gitu." Ujar Malvin "Menurut gue sih bintang , karna bintang selalu bersinar walau di sekelilingnya gelap, dan gue ga terlalu suka sama pelangi karena pelangi hanya indah sementara aja." Ujar Pelangi, iya dia bernama Pelangi, "Iya, pelangi hanya indah sementara aja, tapi gue demen aja gitu . Dan semoga lo gak hanya tinggal sementara aja ya?" Tanya Malvin penuh harap.
All Rights Reserved
#804
stay
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • My Possessive Bad Boy (SUDAH TERBIT)
  • PELANGI
  • Awan Untuk Pelangi ( SELESAI )
  • Possessive Samudera [Selesai]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Bintang [end]
  • Pelangi [COMPLETED]
  • Rintik hujan [COMPLETED]
  • ALEYA~~

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines