Sebuah Goresan Kecil

Sebuah Goresan Kecil

  • WpView
    GELESEN 651
  • WpVote
    Stimmen 67
  • WpPart
    Teile 24
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Aug. 28, 2018
Kali ini aku benar-benar tau bagaimana rasanya patah hati yang teramat dalam, kenapa kamu pergi di saat aku sangat menyayangi mu? Awalnya gue juga gak mau di jodohin, tapi waktu tau itu Angga gue langsung nerima. Kenapa ? siapa sih yang gak suka dia. Yah sebenarnya awalnya gue menyukai Rey tapi dia bahkan tak menaruh hati padaku justru dengan jujur dia ngomong ke gue dia cuman suka sama lo dan gue sakit banget, lo tau gak betapa terpuruknya gue? Enggak kan? dari itu gue benci lo. ---------------------------------------------------------------------- Di tulis 13 November 2017. Selesai............?? Belum tau😁 ----------------------------------------------------------------------
Alle Rechte vorbehalten
#155
inspirasi
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • ngger adalah vandyku
  • <3 Sepanjang Hidup <3
  • Biarkan Aku Yang Pergi[Sequel End]✔
  • Let Go [Completed]
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Epiphany [Completed]
  • Diary Zofanya
  • Love at different times
  • We're destined to met, not to united.
  •  I Love You, Goodbye.

hatiku tersobek. terkoyak! entahlah..aku bingung mendiskripsikannya. aku tak tau harus bagaimana menceritakan sakitnya. hatiku sudah tak utuh! begitu yg ku tau.. . manusia yg kucintai ini jelas penyebab perihnya. aku tak tau apa yg ada diotaknya. lebih frontal jika waktu itu aku tak takut dosa mungkin sudah kubunuh dia. kubuka batok kepalanya agar aku bisa mencuci otaknya! gila! yaa gila mungkin gambaran yang tepat untuk khayalan pembunuhan yang ku bayangkan. lagi-lagi hanya khayalan. aku masih cukup waras untuk mengabiskan sisa usiaku dengan baik,bukan hanya karna emosi ku yang meledak saat orang yang tak kurang dari 4tahun ini menghujam jantungku tanpa ampun dengan mengkhianatiku lantas aku di bui karna membunuhnya. . 'mengapa begitu tega?' jerit batinku berkali-kali yang dengan begitu otakku membenarkan tentang apa yg ku khayalkan. membuka batok kepalannya agar aku bisa mencuci otaknya adalah hal yang mungkin akan membuatku puas sekaligus membuat batinku menjerit lebih keras lagi. kenapa? yaa alasannya sudah sangat jelas. aku sangat mencintainya tidak kurang dari 4th ini. . . . hallo ini pengalaman pertama ku menulis di wattpad. tentu dukungan dan partisipasi juga saran kalian sangat ku butuhkan. cerita ini 70% real, 30% bumbu penyedap. selamat membaca ❤❤❤

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien