Menghitung Bintang

Menghitung Bintang

  • WpView
    Reads 2,047
  • WpVote
    Votes 275
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 17, 2020
Bisakah yang benci disayangi? Bisakah yang luka dimaafi? Masih adakah sinar kebahagiaan buat dirinya yang tersisih?
All Rights Reserved
#45
sabahanstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HANYA UNTUK SEDETIK ✔️
  • ✅ WOL.VE
  • Unanswered Questions [✔️]
  • Cerita Dongeng Cinta Kita [Completed]
  • Akadku Namamu [TERBIT]
  • Hold On✔️
  • Airmata Cinta
  • SALAHKAN AKU

Uzzair | Camelia Segalanya bermula dengan pendustaan. Sepanjang hidup, pernah kau buat keputusan meninggalkan sesuatu yang sempurna demi mengejar sesuatu yang tidak pasti? --------------------- Hidup adalah pilihan. Kata orang, pilihan itu di tangan sendiri. Semestinya, benar sekali. Mengapa harus biarkan orang lain yang menentukan haluan hidup yang bakal kita lalui? "Awak yakin?" "Yakin, sebab itu jalan yang terbaik. Saya dah tak sanggup jadi hipokrit dan berpura-pura depan semua orang. Jadi tolong..." "Baiklah. As you wish. Tapi jangan pernah menyesal dengan pilihan ni." Ternyata, benar juga. Ikut hati, mati. Ikut rasa, binasa. Andai saja boleh diputarkan waktu, takkan mungkin dia mengambil keputusan segila itu. Gila. Sungguh, dia menyesal! "Kalaulah..." Tidak pernah ada istilah 'kalau' kerana kehidupan juga berlandaskan takdir. Sudah terhidang peluang dan pilihan, mengapa dipersiakan? Di antara mereka, siapa yang akan berakhir dengan penyesalan? Benarkah pilihan yang telah mereka lakukan? Masihkah akan wujudnya sinar harapan? "Antara kau atau aku. Siapa yang pendusta?" "Kita." **** [Based on true story] •Digubah semula dengan idea author sendiri• No plagiat• Warning: Read carefully on each part. Don't skip any paragraph‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines