Sharing three love

Sharing three love

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2019
"Gue suka lu dari dulu, tolong terima cinta gue" ucap gifan "Gw ga suka lu! inget tuh baik2 gamau temen gw sakit gara2 cinta!" ucap medy Sahabat sejati itulah yang diidamkan semua orang,terkecuali orang yang satu ini. Ica franseska pova, seorang yang keras kepala yang tak pernah dengar pembicaraan orang lain, sibuk dengan dunia nya sendiri entah apa yang dipikirkan nya sehingga jadi seperti orang melamun setiap saat. Kamedyanka pevta ariani sebut saja medy orang paling hebat dengan temannya. Medy adalah orang paling penyabar di kelas begitupun dengan soal pertemanan apalagi percintaan, banyak hal yang medy tau soal percintaan itu pun karena maminya yang sering membicarakan soal percintaan nya dengan teman SMA nya dulu. Sekarang cowo cool tapi asik ya namanya gifan febrian aditya sebut saja gifan cowo yang suka mengalah demi kebaikan ini sangat pede dengan dirinya sendiri. Akankah kisah percintaan mereka bertiga akan berjalan sempurna atau kah mereka harus mengalah satu sama lain hanya untuk cinta?
All Rights Reserved
#36
pengarang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • Im In Love With Mahen (TAMAT)
  • Perjalanan Cinta : Hany & Tomy
  • Three Targeted Girls!!
  • My Perfect Arland
  • Sehidup Semati | Complete

Setiap malam, di keheningan rumah besar itu, seorang pembantu setia melangkah pelan menuju kamar sang nona muda. Dengan lembut, ia menyanyikan lagu pengantar tidur hingga nona terlelap, lalu tetap di sisinya, seolah-olah dunia hanya milik mereka berdua. Malam-malam sunyi itu berubah menjadi momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan, membisikkan perasaan yang perlahan tumbuh di hati sang pembantu-sebuah cinta yang ia tahu tak boleh ada. Namun, semakin ia mencoba mengabaikannya, semakin dalam perasaannya terjebak. Ia sadar, dirinya hanyalah seorang pembantu, seseorang yang dunianya jauh dari sang nona muda yang begitu ia kagumi. Cinta ini ibarat mimpi yang tak mungkin terwujud, namun harapannya tetap berbisik, mempertanyakan apakah keajaiban bisa menyentuh dua hati dari dunia yang begitu berbeda. Di tengah pertentangan batin dan realita yang dingin, ia bertanya-tanya: dapatkah cinta mengatasi batasan yang telah lama membentang, atau justru akan terkubur dalam sunyi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines