Longtime

Longtime

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 14, 2017
"bagian mana yang meski di garis bawahi dengan kata noting sil? Bagian yang aku bilang aku ingin kamu? Bagian yang aku bilang aku mau kamu? Bagian yang aku bilang kalo kamu... "bisa kamu berhenti sebentar" sila memotong ucapan pria itu, lalu sila mengangkat seblah tangan kanannya untuk memijit plipisnya yang mendadak pusing mendengar perkataan pria di hadapanya. Pria itu kemudian mendekat dan mengulurkan tanganya untuk menyentuh pipi sila"tatap aku"pria itu berhasil menangkup pili sila dengan kedua tanganya. "jangan nangis, kamu nggak tau kan gimana emosinya aku kalo liat kamu nangis"pria itu menghapus air mata sila dan membawa sila kepelukanya,pria itu bisa merasakan bagai mana sila menangis didalam pelukanya hanya saja dia ingin waktu berhenti saat ini juga dengan silanya. "pergi"sila mengataknya dengan berusaha melepaskan pelukan dari pria ini. Dan pada saat ini, detik ini pria itu tau waktunya telah berhenti.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Dear,is the Perfect "Husband"
  • Yang Pernah Patah
  • Narasi patah hati
  • love is complicated
  • BROKEN HEART [END]
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • WISHES.

Mencintai pria sepertimu itu membutuhkan pengorbanan yang besar.walau harus beribu kali tersakiti,aku akan berjuang.karna aku yakin cinta tak akan datang dengan sendirinya,melainkan karna diperjuangkan. Kata mereka,cinta adalah yang paling berkuasa di dunia ini.tapi mungkin tidak untuk cerita cinta yang satu ini.dimana skenario allah yang tak terduga itupun menghampiri mereka,membawa mereka harus patuh meski hati ini menolak. "sheil"panggil dua pria itu hampir bersamaan.gadis itupun mendongak,bingung untuk membalas panggilan pria yang mana. "kenapa"tanyanya cuek,tidak mau ambil pusing.kedua sahabatnya itu ternyata menganggapnya lebih dari sekedar sahabat. "will you merried me"ucap mereka bersama lagi.kedua pria itupun menampilkan senyum mereka paling manis pada sheila.tapi sheila tak tau harus beebuat apa jika situasinya seperti ini. "lo lebih baik mundur deh,karna dia itu udah pasti milih gue" "bacot lu,gak usah ngarep.dia itu pasti milih gue.jadi seharusnya lo yang mundur" "aku gak suka sama kalian berdua,puas"ucap sheila santai. "kenapa,emang kami salah apa?"tanya ando dan dev yang tampak kompak "aku gak cinta sama kalian,di situ tuh salahnya"ucap sheila lalu berlari meninggalkan kedua pria tampan itu.sheila benar-benar tidak ingin menyakiti hati salah satu pria itu.karna jika ia memilih salah satu dari mereka,maka.ia akan kehilangan yang satunya lagi.sheila sangat menyayangi keduanya.jika dia mengagumi kedewasaan dev,akan tetapi dia juga harus menghargai ketulusan ando.

More details
WpActionLinkContent Guidelines