Make Love

Make Love

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 7, 2017
Sewaktu Adeva melamun menatap pintu balkon yang tidak pernah ia lihat terbuka. Ia berteriak dengan nekadnya di tengah hujan malam yang membasahi permukaan bumi. "WOY SIAPAPUN LO YANG DI DALEM KELUAR!" tiba-tiba pintu itu terbuka dalam keadaan terbanting menampilkan sosok laki-laki yang wajahnya tertutup kabut malam. Adeva kagok sekaligus terkejut. Tubuhnya yang semula menyandar pada pembatas pagar, ia tegakan bersama dengan munculnya laki-laki itu dari balik pintu itu. "ss-ssory! gg-ggue gak maksut gangg-" mulutnya tiba-tiba terbuka dan suara melengkingnya keluar ketika melihat sosok laki-laki itu melompat dari balkon satu ke balkon miliknya. Mata Adeva kian membola besar ketika melihat wajah yang semula kabur tertutup kabut malam menjadi tampak jelas. Kemudian laki-laki itu menarik tangan Adeva untuk masuk ke dalam kamar Adeva dengan tiba-tiba. Semua serba tiba-tiba. Tiba-tiba laki-laki itu terpeleset karena lantai yang basah terkena hujan dan jatuh di kamar Adeva. Dan tiba-tiba juga, tubuh Adeva sudah berada di atas tubuh laki-laki itu yang kini wajahnya hanya berjarak satu jari kelingking.
All Rights Reserved
#297
teenfication
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OUR HAPPINESS?
  • LALA
  • Titik Nadir
  • Caramel
  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Hai masa lalu.
  • Aderaga [ON GOING]

"hey, kamu kenapa?" tanya seorang gadis kecil yang ikut duduk di sampingnya. Anak lelaki itu menoleh ke sumber suara tersebut,lalu menundukkan kepalanya kembali. "kamu kok nangis? kamu kenapa?" tanya nya lagi. "Aku takut hujan." jawab bumi pelan. - "ara, aku rindu.." ujar seorang lelaki yang kini tengah duduk di kursi halte sembari menatap langit yang mendung. saat fokus melamun, tiba-tiba hujan turun dengan lebatnya. Lelaki itu panik,dan tubuh nya langsung bergetar hebat. " ARGGH!" erang nya. "a - ara, i need your hug." lirihnya. "hey, Lo kenapa?" deg. seolah Dejavu dengan pertanyaan itu, lelaki itu mendongakkan kepalanya, kini netra nya tertuju pada mata teduh milik gadis cantik di depannya. - 🎀. JADILAH PEMBACA YANG BIJAK. ⚠️ CERITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN RARA. ⚠️ DO NOT COPY PASTE THIS STORY‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines