PENAKU PUISIKU

PENAKU PUISIKU

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 5, 2017
WpInfo
Poetry
Aku menari tanpa melodi yang terdendangkan, Melawan tawa dalam sendunya mata yang berembun, Aku terdengar seperti suara gelombang udara yang melayangkan tawa di atas rawa, Aku menceritakan tentang puisi yang berkisah inspirasi puisi yang sejuk karna tertiup angin, Puisi yang lembut seperti kapas, Puisi yang hangat seperti senja Puisi yang romantis seperti Mawar, Namun aku terjebak pada melodi yang tak kunjung bernyanyi, Napasku masih terasa menyenangkan dalam penaku, Namun samaranku harus tersembunyi oleh waktu yang bertopeng, Puisiku mentari di tabir alam kisahku, yang akan menari Meski kadang tersapu malu oleh melodi yang enggan berdendang, Alamku penuh dengan kisah imajiku, Yang mencintai perputaran waktuku, Kadang garam berlabuh dalam perjalanan pulangku Bahkan kerikil membuntuti telapak kakiku Hari ini berakhir seperti lembaran halaman, Tak putih namun bertinta, Mengharap keju namun tak setuju, Mengharap coklat namun terasa pekat, Pengantar untuk terpejam, Dalam mata yang kadang terasa tajam.
All Rights Reserved
#149
tiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembut Seperti Doa
  • Desahan Rindu
  • Bait-Bait Semesta
  • Segala Tentangmu ❝
  • Renjana
  • Andai bisa
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Menanti dalam istiqomah
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • TENTANG RASA

> "Ini bukan tentang cinta yang penuh drama, tapi tentang tenangnya mencintai seorang perempuan yang membuat dunia serasa melambat, setiap kali ia tersenyum. Tentang lelaki biasa, yang jatuh hati bukan karena ingin memiliki, tapi karena ingin menjaga cara Tuhan menciptakan kelembutan." > Dalam buku ini, kamu akan diajak masuk ke hati yang sedang mencintai, tidak dengan gegap gempita, tapi dengan rasa yang diam-diam tumbuh, mengakar dalam, dan tidak pernah ingin pergi. > Ini kisah tentang mencintai seorang wanita yang begitu cantik dan lemah lembut- hingga dunia terasa lebih indah hanya karena ia ada. --- --- Quotes Pembuka "Cinta bukan hanya soal memiliki, tetapi tentang mendoakan dalam diam, menjaga dalam jauh, dan mencintai dalam segala bentuk keheningan." --- Dedikasi Untuk perempuan yang kusebut dalam setiap doaku, yang membuat malamku bersinar lebih lembut, dan hidupku terasa lebih utuh --- Ucapan Terima Kasih Aku ingin berterima kasih kepada Tuhan, yang menghadirkan cinta seindah ini ke dalam hidupku. Untuk perempuan yang menjadi alasan mengapa setiap kata lahir dari ketulusan: kau adalah hujan paling syahdu yang pernah aku doakan. Terima kasih juga untuk diriku sendiri, yang mau tetap percaya pada kekuatan cinta, bahkan di saat dunia terasa sunyi. Untuk kamu yang membaca buku ini - semoga hatimu merasakan hangatnya cinta yang tak harus sempurna untuk disebut abadi. --- Tentang Penulis seorang penulis yang percaya bahwa kata-kata bisa menjadi rumah bagi perasaan yang paling sunyi. Melalui setiap huruf dan kalimat, ia mencoba mengabadikan rasa rindu, bahagia, dan harapan yang seringkali sulit diucapkan. "Lembut Seperti Doa" adalah karya yang lahir dari perjalanan hatinya - sebuah surat cinta untuk seseorang yang ia kagumi dengan segenap jiwa. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines