PENAKU PUISIKU

PENAKU PUISIKU

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 5, 2017
Aku menari tanpa melodi yang terdendangkan, Melawan tawa dalam sendunya mata yang berembun, Aku terdengar seperti suara gelombang udara yang melayangkan tawa di atas rawa, Aku menceritakan tentang puisi yang berkisah inspirasi puisi yang sejuk karna tertiup angin, Puisi yang lembut seperti kapas, Puisi yang hangat seperti senja Puisi yang romantis seperti Mawar, Namun aku terjebak pada melodi yang tak kunjung bernyanyi, Napasku masih terasa menyenangkan dalam penaku, Namun samaranku harus tersembunyi oleh waktu yang bertopeng, Puisiku mentari di tabir alam kisahku, yang akan menari Meski kadang tersapu malu oleh melodi yang enggan berdendang, Alamku penuh dengan kisah imajiku, Yang mencintai perputaran waktuku, Kadang garam berlabuh dalam perjalanan pulangku Bahkan kerikil membuntuti telapak kakiku Hari ini berakhir seperti lembaran halaman, Tak putih namun bertinta, Mengharap keju namun tak setuju, Mengharap coklat namun terasa pekat, Pengantar untuk terpejam, Dalam mata yang kadang terasa tajam.
All Rights Reserved
#257
tiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAJAK HATI
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Aksara Tak Bertuan
  • Segala Tentangmu ❝
  • Bait-Bait Semesta
  • Desahan Rindu
  • Menanti dalam istiqomah
  • Lembut Seperti Doa
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku

Hanya sekumpulan abjad Yang kubiarkan menari dalam imajinasi Di sambut kuas pena lalu dilukisnya jadi kata Katanya kata itu abadi, jadi menulislah Maka aku menulis ini! @ineebertha

More details
WpActionLinkContent Guidelines