Sang Penakhluk

Sang Penakhluk

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Dec 14, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Orang memanggilku will Tampang tak usah ku sebutkan Dandanan layaknya preman dijalanan Ya, ini lah seni ku Tidak seperti kebanyakan orang Aku dianggap tak punya masa depan Mereka sebut aku ini sampah Mereka kerlingkan mata saat berpapasan Salah apa diriku?? Aku hanyalah ingin berteman dengan alam Membaur dengan suasana kehidupan Mereka mengaanggap aku tidak punya cita cita Mereka anggap diriku penuh dengan dosa Dijalanan aku belajar bagaimana kehidupan yang keras Tapi kau anggap aku ini preman yang tidak punya aturan Atas dasar tato dan tindikan Kau berfikir aku tidak punya masa depan Aku sadar pengetahuan sangat penting Dulu semua ku anggap tidak penting Bahkan aku tidak peduli dunia luar Aku coba sedikit demi sedikit membuka ketertarikanku pada prana luar. Ingin menjadi seorang berguna bagi negara, tapi aku tak punya apa apa Tanpa pendidikan semua sia-sia Aku putuskan untuk mengelana Pergi jauh dari kampung halaman Mengais kertas bergambar, yang disebut uang, untuk mengubah hidupku Untuk mencari sebuah pendidikan Jujur saja diumurku yang masih belia Aku haus akan ilmu Perjalanan dimulai
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Diary
  • My Duchess / End
  • save me
  • Ayesha Transmigration
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
My Diary

Kata siapa jatuh cinta itu ada batas usia Kata siapa jatuh cinta itu harus sebaya Toh cinta datang dari hati yang bermetamorfosa menjadi sayang Bahkan kita sendiri tidak tahu kenapa bisa timbul rasa cinta Karena definisi cinta sejati tak akan bisa tergambar dengan kata kata buaya Ia tak akan bisa dibatasi usia Ia datang dengan tulus dan menetap dengan bahagia Kawanku, mari aku ceritakan kisah cinta sederhana ini Sebelum itu, pernahkah kalian jatuh cinta pada sosok yang lebih tua Maksudku, 2 bahkan 3 tahun diatas kalian walaupun aku sadar, bahwa bersama dengannya adalah suatu kemustahilan kerena tasbihku tak akan bisa pernah bersatu dengan kalung salibnya sampai saat ini perasaan itu tak tergantikan Entah bagaimana dia membuatku bisa sejauh ini mencintainya Entah bagaimana dia menbuatku menetap dengan sengsara Bahkan jarak dan waktu memisahkan kami Kita juga tak pernah dekat sebagai orang special dimasa lalu Hanya bertutur sapa layaknya adek kelas 1 tahun, ya hanya 1 tahun aku mengenalnya Lalu ia melanjutkan mimpinya ke kota nun jauh disana Dan 9 tahun, ya 9 tahun aku menyimpan perasaan bodoh ini Banyak orang baru yang kutemui, banyak orang baru yang masuk kehidupku Tapi tidak ada yang membuat aku mencinta seperti aku mencintainya Menangis seperti aku mengeluarkan air mata hanya untuk sosoknya Merana hanya memandang status WA tanpa bisa membalas sesuka Meratap sosok gagah berani dengan panah dan kudanya Aku hanya gadis beranjak dewasa yang memimpikan pangeran berkuda putih datang dengan gagahnya Bisakah dia menjadi pengeranku? Bisakah dia membawaku dengan kudanya layak Ertugrul Ghazi membawa Halime Hatun di series Turki yang aku tonton Bolehkan aku bermimpi demikian?

More details
WpActionLinkContent Guidelines