Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
I'm With You

I'm With You

  • WpView
    Leituras 58
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, fev 19, 2014
WpInfo
Ficção
Romance
Sebuah kisah tentang penantian Meghan yang tak pernah berakhir untuk laki-laki yang paling ia cintai, bahkan sejak pertama kali ia melihatnya. Ini adalah cinta pertamanya dan siapa yang menyangka bahwa ini juga adalah cinta terakhir baginya. Sama seperti janjinya ketika kekasih hatinya pergi untuk meninggalkannya, bahwa ia akan tetap disini untuk menanti, sampai kapan pun ! Bagaimana perjuangan Meghan mempertahankan cintanya di tengah penantian yang panjang ? bagaimana meghan menghapus rasa takut dan khawatir ketika ia tahu Reynald akan pergi untuk sebuah alasan yang tak mudah untuk di pungkiri ? akankah mereka bisa menjaga Janji mereka masing-masing di tengah angkuhnya jarak dan waktu ?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Erlangga
  • Fall for You
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Still Ours [Hiatus]
  • Sekali Lagi (End)
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Traces in the Light
  • Memory Of First Love [Completed] ✓
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo