Story cover for Dialog. by xxscoobyd00s
Dialog.
  • WpView
    Reads 294
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 294
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Nov 06, 2017
Semua manusia hidup berdialog, kadang dengan batin dan pikirannya sendiri, seringnya berdialog dengan manusia lainnya.
Kadang dialog-dialog kecil jarang di hargai keberadaannya. 
Dan di sini, ketika dua manusia rapuh bertemu dalam sebuah dialog terciptalah sebuah cerita. 

Cerita yang diciptakan dari kedua manusia yang rapuh. Namun keduanya berusaha tegar, saling menyemangati. Hm, lucu. 

Bagaimana mereka bisa saling menyemangati bila keduanya sama sama rapuh? 

Setidaknya, dari mereka berdua kalian bisa belajar untuk menghargai sebuah dialog.

-------
Segala hal di dalam cerita ini adalah FIKTIF. 
Bila ada kesamaan nama, karakter atau bahkan kejadian, itu hanya ketidaksengajaan.


Ini adalah kali pertama saya membuat cerita dengan model dan konsep seperti ini. Dan beberapa cerita di dalamnya, lebih ke short story ditujukan supaya teman-teman juga enggak bosan untuk membaca cerita yang biasanya saya buat panjang-panjang hehehe...

DILARANG KERAS UNTUK COPY PASTE.

Monday, November 6, 2017
All Rights Reserved
Sign up to add Dialog. to your library and receive updates
or
#40wattpad2017
Content Guidelines
You may also like
RUMAH tanpa pintu  by diandlyne
36 parts Ongoing
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
You may also like
Slide 1 of 10
Jurnal Tentang Kamu [Sudah Terbit] cover
AYKA cover
Cinta Alazka di Paskibra cover
Story Of My Life ✔ cover
Satu Bait Tentang Hidup cover
DALAM DETAK (SELESAI) cover
RUMAH tanpa pintu  cover
Numbness (selesai) cover
Absquatulate [Sudah Terbit] cover
Remember Me cover

Jurnal Tentang Kamu [Sudah Terbit]

28 parts Complete

[Dihapus sebagian] Tirta Ayudisa. Seorang gadis 17 tahun yang gemar menyendiri. Tidak ada satupun teman yang dimilikinya. Gadis baik yang dianggap aneh semua orang karena sikap introvertnya. Karena kedua orang tuanya meninggal, Tata terpaksa harus pindah sekolah dan tinggal bersama omanya. Dia tidak memimpikan hal lain, hanya ingin hidup tenang untuk mencari ilmu, tanpa harus menjadi korban bullying. Bara Hadrian. Siswa SMA Pertiwi terkenal karena segala kesempurnaan yang menempel pada dirinya. Salah satu dari tiga serangkai yang banyak dipuja para siswi. Tapi, tidak ada satupun dari mereka yang bisa membuat hati Bara terpikat. Hatinya sedingin es kutub utara dan sekeras batu karang di samudera. Entah sengaja atau tidak, mereka pertama kali bertemu di antara banyaknya manusia yang lain. Lalu takdir mempertemukan mereka dalam kisah yang terus berlanjut, naik turun, berkelok-kelok. Akhirnya? Siapa yang tahu? (17 September 2019-26 Oktober 2019) *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.