PENYESALAN

PENYESALAN

  • WpView
    Reads 444
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 20, 2018
Andai aku tau akan berakibat seperti ini, aku pasti tidak akan melakukan suatu kesalahan yang berakibat penyesalan. Memang penyesalan itu berada di akhir. Bukan diawal. Jika diawal itu namanya peringatan. Menyesali perbuatan kita dahulu itu boleh2 saja tapi ingat! Kita ga boleh terjerumus lagi kedalam penyesalan itu. Tapi apa yang aku lakukan? Aku terus menerus melakukan kesalahan dan berakibat penyesalan. Ingin menangis pun tak bisa, ingin mengungkapkan semua keluh kesah ku pun tak bjsa. Ingin mengadu tapi takut. Aku ini aib keluarga. Dan seharusnya aku tidak di lahirkan di keluarga ini. Mereka terlalu baik untuk ku. Ini cerita ku. Penyesalan ku. Aib ku. Dan tolong kalian jangan mengikuti apa yang ku lakukan dulu dan sekarang. Jika kalian tak ingin menyesalinya. Mungkin bagi sebagian orang aku ini wanita polos, lugu, baik dan taat peraturan agama. Tapi aku ini wanita penuh dosa. Wanita hina, yang pantas kalian injak-injak. Aku sejujurnya tidak ingin seperti ini. Jalang masih lebih terhormat dari pada aku. Ia melayani lelaki setelah itu dapat imbalan. Sedangkan aku? Mendapat aib. Walau keduanya sama-sama tidak baik tapi itulah aku dan dirinya. So, inilah cerita ku, inilah kisah hidupku, dan sampai sekarang kebiasaan buruk itu belun bisa di ubah walau hanya satu kesalahan di masa lalu ku. Jangan pernah kau mencoba apa yang aku lakukan. Ingat! Penyesalan datang di akhir.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "MINE" [ JIMIN BTS FF]
  • I LOVE YOU | Taennie
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Full Of Scratches
  • MUSUH TAPI NIKAH 18+
  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • SHORT STORY || EXO
  • Perjodohan paksa || jaemnnie

"Hyerin-ah tolong maafkan aku. Aku tau aku adalah suami dan ayah yang sangat jahat dan kesalahanku tidak dapat dimaafkan. Jujur aku menyesal. Bohong jika aku mengatakan kalau aku tidak mencintaimu, sungguh aku sangat sangat mencintaimu. Saranghae Park Hyerin" - Park Jimin "Kenapa kau begitu jahat padaku? Aku tau semua berawal dari orang tua kita. Tapi tak bisakah dirimu menerimaku? Sungguh kau adalah pria terjahat dan sangat brengsek yang aku kenal tapi kamu adalah pria yang juga aku sangat cintai bahkan melebihi diriku. seburuk apapun kelakuanmu padaku kau tetaplah suamiku, ayah dari anak-anakku. Nado Saranghae Park Jimin" - Kim Hyerin/Park Hyerin "Ayah, mengapa kau selalu menyakiti bundaku? Orang yang sudah merawatku sejak kecil dan selalu menggantikan sosokmu saat aku merindukanmu. Apakah sebegitu bencikah diri ayah padaku? Atau saat aku masih di perut bunda aku pernah membuat bunda menangis sehingga kau sangat marah padaku dan menjauhiku? Aku ingin punya ayah seperti teman-teman ku di sekolah. Mendapat pelukan hangat dan selalu di ajak jalan-jalan oleh ayah sudah membuatku senang. Tapi kapan itu akan terjadi padaku. Kata bunda suatu saat ayah pasti akan menyanyangiku juga seperti aku menyayangi ayah dan bunda. Saranghae ayah Jimin saranghae bunda Hyerin" - Park Ahra

More details
WpActionLinkContent Guidelines