Wonderful Feelings

Wonderful Feelings

  • WpView
    Reads 3,552
  • WpVote
    Votes 937
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 31, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[FOLLOW DULU] "GUE SAYANG SAMA LO!" "Iya. Gue juga sayang sama diri gue." *************************************************** "Lo kok gak bisa sih ngertiin gue sekali aja. Gue capek diginiin!" "Gue lebih milih ngertiin matematika daripada ngertiin cewek kayak lo!" *************************************************** Sekolah baru ialah hal yang biasa bagi seorang Jennifer Febriyanti. Pekerjaan ayahnya yang menjadi salah satu penyebab utamanya. Namun, ada yang aneh di sekolah barunya ini. Banyak hal yang terjadi dan menuntutnya untuk terlibat di dalamnya. Itu semua terjadi karena Ia bertemu dengan seseorang yang sangat mengubah hidupnya. Bahkan banyak misteri yang timbul dalam kehidupan barunya. Kematian pun sering kali Ia lihat di depan matanya. Mengapa hal itu bisa terjadi dalam hidupnya? Entahlah. Semua itu tak dapat dipikir dengan akal sehat.
All Rights Reserved
#12
allage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • No Longer Mate
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • REBEL HEART "The Beginning Of Rhythm"
  • Aku Sahabatmu(Tahap Revisi)
  • Kelas A [End]

[Rachel] berdiri didepan sebuah pintu kelas dilantai 2 Gedung B yang ditulis XMIPS 1,perlahan dia menjulurkan kepala nya untuk melihat kedalam kelas dan ternyata tidak ada guru. "Uhh...selamat"bisik rachel sesekali mengelus dadanya Baru saja rachel ingin melangkahkan kakinya kedalam kelas,tiba-tiba ada yang menepuk pundak rachel dari belakang,rachel berbalik dan tern- Pukkk...pukkk " Ck Aduh...siapa lagi in..."dercik rachel kesal "Kamu?kenapa terlambat!,ini baru hari pertama dan kamu sudah terlambat,sekarang kamu turun dan temui saya dikantor nanti.!"tegas guru perempuan itu. "Ta...ta..pi bu"gugup rachel "Ngga ada tapi-tapi an pokoknya sekarang turun dan tunggu saya dikantor!"tegasnya lagi Rachel membalikkan badan dan memajukan langkahnya "Dasar Nenek singa!"omel rachel -Rachel Violine Algracia

More details
WpActionLinkContent Guidelines