Ini hanyalah coretan-coretan luka dalam kalbu yang kusatukan dalam bentuk puisi. Harap, tangis, kecewa, dan marah, yang tulis dalam belaian angan dan realita hidup.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Ketika hati mencoba berhenti berteriak; maka air mata lah yang terbiasa menahannya dari segala luka yang di dapat karna Cinta, Kecewa dan sebuah Rasa yang hanya Kau dan Semesta dapat mengertinya.