Story cover for Rabian (END)  by Septi_Pertiwi
Rabian (END)
  • WpView
    Reads 244,348
  • WpVote
    Votes 19,809
  • WpPart
    Parts 53
  • WpView
    Reads 244,348
  • WpVote
    Votes 19,809
  • WpPart
    Parts 53
Ongoing, First published Nov 06, 2017
Dahulu bagi seorang rabian bahagia bagaikan sebuah mimpi yang mustahil menjadi nyata. Tidak seperti anak lainya yang tumbuh dengan kasih dan  sayang, bian berbeda. Di masa kecilnya Tak ada bahagia yang dia rasakan, yang ada hanyalah rasa sakit dan luka yang terus mengikis hatinya. Membuat dia trauma dan depresi.

Di benci oleh sang ayah dan selalu mendapatakn pukulan menyakitkan dari ayah lalu menjadi penyebap perceriaian kedua orangtuanya yang membuat kakaknya, kelvin juga ikut membencinya. Masa-masa itu sangatlah berat untuk seorang bian. Membuat bian masuk ke dalam jurang keputusasan dan membuat anak itu berani mencoba untuk mengahiri hidupnya. Tapi sekarang semua sudah berbeda. Tak ada lagi rasa sskit yang dia miliki, meski masih ada goresan luka-luka kecil di hatinya yang belum bisa sembuh namun hidup bian saat ini sudah jauh lebih baik. Berasama bunda dan kak kalvin yang kini sangat menyangaginya, bian akhirnya bisa merasakan bahagia. 

Tapi sialnya tak ada yang abadi di dunia ini, meski bian sudah mendapatakn langit cerarhanya, seperti tak mau melihat bian bahagia, badai kembali masuk ke dalam hidupnya dan kembali membuat bian harus merasakan jatuh bangun untuk kesekian kali. Kedatangan davino yang mengaku sebagai kembaranya mengubah hidup seorang rabian. membuat rabian berada dalam dua pilihan yang sulit. Pergi meningalakan keluara yang telah mengorbankan hanyak hal untuknya, atau tetepa berada di sana dan mengabaikan seseorang yang memiliki ikan darah denganya?

"bila bersatu itu mustahil, aku harap kamu akan tetap bahagia di sana."
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Rabian (END) to your library and receive updates
or
#881schoollove
Content Guidelines
You may also like
Become an Extra or Main Character [END] by abcde_zzZZ
36 parts Complete
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
DANADYAKSA by KumbangPolkadot
70 parts Complete
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 10
Devon [END]  cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
DANADYAKSA cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
Eliinaa cover
RUANG DEPRESI [ END ] cover
SEPARATED BROTHER [END] cover
CLOSER cover
Benalu [Terbit] cover
DRABIA [END] cover

Devon [END]

37 parts Complete

Menurut orang-orang, punya kakak dan saudara kembar itu pasti menyenangkan. Karena bisa dapat kasih sayang dan perhatian yang lebih dari mereka. Tapi itu semua tidak berlaku bagi seorang Devon Rezaka Azfiandra. Bagi Devon, mempunyai saudara kembar itu adalah suatu musibah. Karena saudara kembar nya telah merebut semua kasih sayang dan perhatian keluarganya dari dia. ~ "Gue janji akan memperbaiki semuanya Dev, dan kita akan hidup senang bareng-bareng lagi kayak dulu." ~Devan Rezaka Azfiandra ~ "Lo kira gue mainan yang bisa lo mainin sesuka hati lo?! gak segampang itu buat lupain sesuatu yang udah membekas Van! gak semudah itu, dan itu semua karena lo! Itu semua karena lo yang udah ambil mereka dari gue." ~Devon Rezaka Azfiandra. ~ Devon Rezaka Azfiandra, seorang pemuda yang terlalu banyak menyimpan luka yang telah ditorehkan oleh keluarganya dengan cara tidak dianggap dan diabaikan oleh keluarganya sendiri. Hal itu membuat Devon berubah menjadi sosok dengan sifat nya yang dingin tak tersentuh serta sulit untuk di pahami dan digapai karena hatinya sudah terlanjur beku. . . . Diharapkan untuk ; Vote Comment Follow . . . Cerita ini murni dari hasil imajinasi author sendiri! Kalaupun ada yang sama dengan cerita yang lainnya, itu sangat tidak di sengaja!!! Untuk plagiat di harapkan menyingkir!!!