"Assalamualaikum warahmatullohi wabarokattu kami dari sebuah grup yang bernama The Cowceet akan mempersembahkan sebuah lagu untuk MY PRINCESS GEBOY SAYANG"
"Satu......dua.....tiga"
Di geboy geboy mujaer
Nang ning nong, Nang ning nong
Pat gulipat, bangdung ding ser
Mustofa jadi nggak kuat
Mustofa tergila gila
Mustofa jatuh cinta sama seorang biduan
Di geboy geboy mujaer
Nang ning nong, Nang ning nong
Pat gulipat, bangdung ding ser
-
Mustofa sakit hati ditinggalkan kekasih
Lalu cari hiburan goyang sama biduan
Ya yayaya..
Mustofa oh Mustofa
Urat sarafmu tegang
Biar saya obati dengan geboy mujair
Ya yayaya..
Boleh dilihat, boleh disuka jangan diraba
Boleh dilirik, boleh dipandang jangan dibawa
Ooh~, Ada yang punya
Di geboy geboy mujaer
Nang ning nong, Nang ning nong
Pat gulipat, bangdung ding ser
-
Mustofa sakit hati ditinggalkan kekasih
Lalu cari hiburan goyang sama biduan
Ya yayaya..
Mustofa oh Mustofa
Urat sarafmu tegang
Biar saya obati dengan geboy mujair
Ya yayaya..
Boleh dilihat, boleh disuka jangan diraba
Boleh dilirik, boleh dipandang jangan dibawa
Ooh~, Ada yang punya
Di geboy geboy mujaer
Nang ning nong, Nang ning nong
Pat gulipat, bangdung ding ser
Mustofa jadi nggak kuat
Mustofa tergila gila
Mustofa jatuh cinta sama seorang biduan
Di geboy geboy mujaer
Nang ning nong, Nang ning nong
Pat gulipat, bangdung ding sir
"Sekian dan terimakasih. itulah sebagian penyambutan dari kami" ujar ketiga lelaki tampan dan keempat wanita cantik
"Penyambutan dari hongkong! Dimana - mana kalo penyambutan itu gelar karpet merah atau yang lain kek, ini mah malah dikasih tontonan yang enggak bermoral!" ucap Amera kesal
"Kenapa sih sayang? pagi - pagi kok udah marah - marah gitu" jawab Devano meledek
"Aku mau lakuin itu sama kamu, Pak."
Cerita tentang Pita mengeksplor banyak hal baru dalam hidup ketika Airlangga menawarkan sebuah kamar di apartemen pribadinya.
Pita hanya seorang gadis 22 tahun yang masih belum menemukan arah untuk masa depannya. Hidupnya selama ini hanya berputar pada keluarganya. Namun, transisi menjadi dewasa menyadarkannya bahwa banyak hal besar yang belum pernah ia ketahui. Sampai takdir mempertemukannya dengan Airlangga, dan dengan kesadaran penuh menginginkan sesuatu yang selama ini menjadi larangan untuknya.
Airlangga hanya pria yang hampir mencapai kepala 4 di masa hidupnya. Fokusnya hanya pada pekerjaan, pekerjaan, dan pekerjaannya. Tidak pernah sekali terbesit untuk mengalihkan perhatiannya pada hal lain, apalagi seorang perempuan. Namun, semua berubah ketika secara impulsif dia menawarkan sebuah kamar untuk tempat bernaung Pita. Terlebih Pita seperti epitome dari kemurnian yang sulit untuk ditolak.
Mature and adult theme
Age gap
Office romance
Sex scene
18+ 21+