Secarik Kata Teruntuknya.

Secarik Kata Teruntuknya.

  • WpView
    Reads 362
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 29, 2018
Jatuh cinta memang indah. Tapi saat kebahagiaan itu mulai ada mengapa semua nya harus musnah. Bahkan tx dapat terpungkiri bahwa kini memang aku sedang kecewa pada sebuah cerita kisah cinta yang berawal manis tapi tax berakhir semanis dulu saat pertama aku merasakan indahnya apa itu jatuh cinta. Dan kini kamu hanyalah angan yang tax mungkin berwujud nyata. Tapi entah... hati ini masih ingin tau semua tentangmu yang kini bahkan belum kupastikan kejelasannya. Lewat ini aku curahkan secarik Kata teruntuknya sang fatamorganaku..
All Rights Reserved
#105
fatamorgana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • KENANGAN INDAH BERSAMAMU
  • ALISHA (end)
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Red String
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • the other side
  • My Duchess / End
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines