Penantian Berharga

Penantian Berharga

  • WpView
    LECTURAS 391
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida lun, jun 4, 2018
Kehidupan selalu punya cara tersendiri untuk membuat seseorang merasakan semua hal... Begitu juga dengan kehidupan risa, wanita biasa yang memiliki kehidupan asmara berliku Hidup seolah mempermainkannya, di pertemukan, di pisahkan. Jatuh, bangun, jatuh lagi... Akankah kehidupan berliku mampu menuntunnya kepada kebahagiaan? Atau hanya mengecohnya untuk kembali lagi ke masa lalu?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The last song of our love in London •END•
  • Titik Yang Benar
  • Detik Datang Dan Pergi
  • Laughter - LISKOOK
  • Bukan Surga Impian
  • love or wealth [Lizkook]
  • Perjalanan Cintaku...
  • Dear Ukhti
  • Thank you
  • Cinta diatas Sajadah

[MK] Pernah berfikir bahwa hidup terlalu kejam? kau yang saat ini terpuruk karena cinta, atau kau yang sedang berharap tanpa kepastian akan menjadi apa kisah kalian. Percayalah, kalian tak pernah sendiri. Diluar sana, banyak juga yang merasakan sakit dan derita seperti yang kalian rasakan. Dan aku, aku pun merasakan semua itu. Aku yang harus melepaskan orang yang aku cintai, aku yang harus mengubur impianku untuk bisa bersamanya. Mungkin kau berfikir bahwa kisahmu teramat pedih, kau merasa hidupmu tak kuat lagi menahan kegetiran. Kisahku mungkin jauh lebih buruk dari itu. Kisah mereka pun mungkin jauh lebih buruk dari kisahmu. Namun, kita tahu bahwa kita tidak sendiri, kita masih berhak untuk tersenyum, kita masih berhak untuk menikmati kehangatan matahari setiap pagi. Apa pun, aku hanya ingin sampaikan satu hal padamu, cinta memang tak selamanya harus memiliki, dan kau tetaplah layak bahagia dengan siapa pun yang benar-benar berjuang untukmu. "I know in this world there can't be a life that runs smoothly ..." Ucapku sambil tersenyum getir, mengingat semua perlakuan manis Jeon kepadaku. Tetapi kenapa Jeon? But why does it have to be Jeon!!? -Tahun 1986, kota London-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido