My Perfect Bad Boy

My Perfect Bad Boy

  • WpView
    Reads 49,840
  • WpVote
    Votes 2,964
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
Kenzo Bryan Reynaldo , panggil dia 'si singa Pelita'. Hari-harinya selalu dipenuhi oleh amarah, sifat dingin yang terkesan cuek, dan yang pasti kehancuran selalu ada didepan matanya. Bersama teman-temannya yang tak kalah nakal, dan selalu membuat onar di sekolah. Banyak yang menyebut dia 'bad boy kelas atas', karna sifatnya yang nakal dan pembuat onar tertutupi dengan ketampanan dan kelihaiannya dalam bermain basket. Pst, jangan salah, dia juga anak dari seorang pengusaha sukses. Maka dari itu, hidupnya bisa dibilang cukup bahkan lebih akan harta. Kisahnya dimulai sejak, dia tak sengaja bertabrakan dengan seseorang yang tak dia kenal dan tanpa sengaja menumpahkan sesuatu ke seragam putihnya. "Maaf, gue gak sengaja" Hanya kalimat itu yang dapat keluar dari mulut orang tersebut. Gimana caranya supaya dia mendapatkan maaf dari Kenzo? ~~ Selamat membaca, semoga kalian sukaaa ^^ Happy reading^Δ^
All Rights Reserved
#286
kenzo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • My Evil Girlfriend (End)
  • The DEVIL Bad Boy [TAMAT]
  • Kenzie
  • Kenzo Arendra Axstelouzs
  • I Hope You (DISCONTINUED)
  • Petrichor [Spin Off 1 novel Shanin's Diary]
  • Zo Untuk Zia
  • RHEA [Completed]

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines