Stuck time

Stuck time

  • WpView
    Reads 432
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 28, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Entah sejak kapan dan mulai dari mana hal itu datang, Menjawab, menggambarkan dan membuatku merasa hilang, Seperti terbawa dan entah kemana. ditambah lagi kehadirannya yang membuat banyak pertanyaan antara waktu dan tiga dimensi berbeda. dulu, sekarang, dan esok, Satu hal asing yang membawa kita pada banyak hal baru, Karena ilusi dan berujung teka- teki. * * * "Dengerin gue! jauhin dia ryl, jangan bikin gue khawatir, gue cuman nggak mau lo pergi" "Cukup,jaga mulut lo,lo ngga tau dia dan jangan pernah ganggu gue lagi" -selamat membaca- ~zayalfza
All Rights Reserved
#217
pov
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Evanescent
  • The Other Side
  • Masih Belum ( Slow Update )
  • This is my destiny
  • The Dark Side(END)
  • Auri, Cigarettes and Life
  • Behind The Smile
  • The Choice √ | TAMAT |
  • ALGENTA

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines