Silver Jay (Hiatus)

Silver Jay (Hiatus)

  • WpView
    Reads 616
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 28, 2018
Genre: Action, Thriller, Dark Fantasy [ORIGINAL STORY] Beri dukungan dengan memberi bintang, dan komentar. [hanya untuk pembaca yang berumur 16 (enam belas) tahun keatas!] Dunia Glaive adalah sebuah dunia fantasi, dunia dimana manusia, elf, dwarf, monster dan lain-lain hidup. Monster merupakan ancaman di dunia ini tapi, Richizei Yuu tiba-tiba berada di dunia ini setelah kematiannya di Bumi. Yuu ingin menjadi seorang petualang untuk menebus dosa-dosa dikehidupan sebelumnya. Lalu bagaimana ceritanya? Saksikan! P.S: akan secepat mungkin untuk membuat chapter terbaru, harap selalu bersabar karena sebuah seni sastra tidak bisa dibuat dengan niat setengah hati. Baca juga novel lain dari karya Tanuki-sensei. Untuk kritik dan saran: hidekoarata99@gmail.com
All Rights Reserved
#93
lightnovel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Morning Star II: Reach The Darkest
  • Re : Turning from Another World [Dropped]
  • aku?? putra seorang duke? {end s1}
  • Married The Enemy : [END] Rebirth From Hell
  • The Unfettered Ice Princess [Yuri]
  • The DEVIL'S WOMAN ✔️
  • gefa figuran novel (sudah terbit)
  • Kavistaria: The Forgotten kingdom (HIATUS)
  • Cleaning Service di Dunia Bangke (Progresi LitRPG)
  • Seven Gateways of Fate: Lunar of Death [Volume 1]

Sinopsis Morning Star II: Reach The Darkest Dulu, Valur adalah tempat seorang anak tumbuh, sebelum kota itu sendiri yang membakarnya hidup-hidup dan meninggalkannya sebagai abu dalam ingatan. Enam tahun telah berlalu sejak malam pengkhianatan itu. Kini anak itu kembali... bukan sebagai manusia utuh, tapi sebagai luka yang berjalan, sebagai hantu dari nama yang dikubur! Lucas Gamaliel telah mati, setidaknya, itulah yang mereka yakini. Tapi dendam tidak mengenal kematian. Ia hidup dalam diam, dalam setiap langkah di lorong gelap yang berbau darah dan penyesalan. Di balik senyum palsu para penguasa, tawa wanita malam, dan cahaya lampu yang memudar, sebuah pertanyaan bergema di benaknya: "Jika dunia tak memberimu tempat untuk hidup... salahkah bila kau memilih untuk membakarnya?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines