Unseen Strings

Unseen Strings

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 2, 2024
Cinta... Ketika cinta ditujukan kepada orang yang salah... Dan saat hakikat cinta tak lagi kuketahui, haruskah aku mencari cinta yang lain? Bukankah cinta tak memiliki batasan? Walau cinta ini tak pantas, kenapa ia harus dipermasalahkan? Perjuangan. Segenap perjuangan telah kukerahkan Tak terhitung pula seberapa besar nyaliku berkobar untuk mempertahankan rindu kepadamu Menjelma dan tak pernah padam Hidup di sepanjang lirih napasku Harapan. Hingga ujung waktu, hanya kaulah yang ada di hati Hanya namamu yang akan terus kupatri Tak peduli jika zaman berubah Dirimu tak akan pernah mati. ps: According to the description I wrote above, the book is considered as the same type and has the same story as when it was first published. Each chapter will be posted frequently on this site. So, I'll keep you updated!
All Rights Reserved
#10
lgbtfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • DAMN (GxG)
  • A Place Called Home
  • PB-img 🖤Yuu nii  (I'm here) 💙 Chapter 1
  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • Destiny
  • Ma Boy [SELESAI] ✔
  • My Bromance [18+] End

~FOLLOW SEBELUM MEMBACA~ bagaimana jika orang yang kamu suka malah berbalik suka sama saudaramu sendiri " kau pernah dengar phi? cinta tidak harus memiliki. saat kita melihat orang yang kita cintai bahagia maka kita akan bahagia, sebaliknya jika orang yang kita cintai sedih maka kita akan terluka, disitulah cinta yang tulus diuji " - Earth " pikirkanlah phi , jika hatimu salah memilih jalan, kau melewati tujuanmu dan datang padaku. kau salah phi, tujuanmu bukan aku, tapi Earth " - Fluke " kurasa kita harus bersaing mulai sekarang, dan kuharap kau belum mencuri start "- ohm " hatiku pernah tersesat dan tidak tau jalan pulang, tapi kau menuntunku ke sini, ke rumahku. kau rumahku, terima kasih telah menungguku yang tersesat tak tentu arah ini" - Kao . . . .

More details
WpActionLinkContent Guidelines