Riskia
  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 18, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Kamu adalah salah satu alasan mengapa aku lebih memilih untuk melangkahkan kakiku kedepan tanpa menolehkan hati untuk mengingat kenangan yang melukaiku kala itu. Meski kamu selalu memberi jarak, setidaknya aku telah memahami bahwa mencintaimu sungguh sederhana. Sesederhana ketika aku melihat senyuman indah diwajah manismu. Arkia~ Kamu manusia bukan? mengapa sulit sekali membuatmu pergi menjauh tanpa harus mengusik ketenangan ku? Tapi mengapa ketika kamu telah benar pergi, aku merasakan seluruh bagian hatiku hilang bersama kepergianmu? Jelaskan padaku. Dan aku memintamu kembali untuk membawakan sebagian hatiku padaku, dan setengahnya lagi lengkapi dengan cintamu. Riskio~
All Rights Reserved
#217
fun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stolen Before Fallen
  • AURORA
  • A U R O R A (Revisi)
  • Alvaro Aurora (Sudah Terbit)
  • DENTING  [Revisi]
  • TIANNE (My Happiness Is In You) (✓)
  • Arkasyah
  • Lost In Love
  • SKALA (Reana) COMPLETED

Ayla, tanpa sengaja harus terlibat dalam hubungan yang rumit dengan Nata, seorang siswa pindahan yang seringkali terjebak dalam situasi yang kian membuatnya penasaran. Tetapi siapa sangka jika rasa penasaran yang ia miliki justru berubah menjadi rasa nyaman, seolah ia telah lupa bahwa ada hati gadis lain yang masih ia tawan. Sungguh, kali ini ia mengaku lalai dan terperdaya. Tak hanya sekali keduanya mencoba saling melepas, menarik diri, dan kembali. Tapi apa daya jika hati justru saling tertaut akibat rasa rindu yang tak terpungkiri? "We have to stop." Nata menangis. Untuk pertama kalinya, air mata itu turun untuk perempuan selain ibunya. Sebelumnya Ia bahkan tak pernah menangis ketika kekasihnya mendua. Dunia pun mungkin ikut mencaci. Tapi, siapa yang sebenarnya ingin kau maki? Tolong, jangan mudah menghakimi apa yang kau sendiri tak jelas ketahui. Bukankah akan lebih baik jika kau mencoba memahaminya dari berbagai sudut pandang sisi? 🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines