We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MIND CONTROL

MIND CONTROL

  • WpView
    Reads 805
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 15, 2017
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Namaku Angga, Angga Dewa Ferdiansyah. Hanya itu yang perlu kau tahu. Kau akan mengerti denganku jika kau menjadi diriku. Berada di kegelapan, lebih tepatnya menjadi kegelapan. Kegelapan yang tergelap yang pernah kau bayangkan. Jika kalian menginginkan cerita romantis SMA, kalian berada di tempat yang salah. Di sini tempatnya terjadi tragedi dan kesedihan. Jika kalian menginginkan harapan yang begitu cerah? Percayalah jangan sampai itu merenggutmu dari apa yang telah kau miliki sekarang. Seperti diriku, setelah hidupku bahagia semuanya hilang dalam 1 kejadian, 1 tragedi, 1 air mata. Aku telah mengalami masa-masa kelam yang tidak pernah kalian bisa bayangkan sebelumnya. Aku telah mengalami kematian hingga 2 kali dalam hidupku. Akan tetapi karena itu lah yang membuat diriku yang sekarang ini. Dengan topeng yang kukenakan saat ini, aku telah melihat wajah asli dunia yang tidak pernah kalian lihat sebelumnya. Jika kalian melihat dunia dengan warna hitam dan putih, aku melihatnya dengan warna abu abu. So, shall we begin?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TARTARUS (END)
  • We Are Star
  • THE SIXTH [END]
  • Youth Of Lily
  • G E L V A N
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • LEADER MAFIA GIRL [END]

[COMPLETE] *** [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] *** 𝑻𝒂𝒓𝒕𝒂𝒓𝒖𝒔, 𝑻𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒑𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒅𝒂𝒏 𝒈𝒆𝒍𝒂𝒑. *** News : "Diduga mengalami depresi, seorang siswi SMA LB ditemukan tewas setelah melompat dari atap gedung sekolah. Polisi belum menemukan motif pasti. Namun, beredar dugaan bahwa pihak sekolah menyembunyikan sesuatu dari publik." Semua orang percaya itu bunuh diri. Sampai tujuh murid paling berprestasi mulai menemukan potongan-potongan rahasia yang seharusnya tetap terkubur. Mereka adalah murid-murid genius yang hidup dengan privilege. Sampai suatu hari mereka sadar, sekolah ini tidak sedang mencetak siswa berprestasi. Melainkan sedang memilih siapa yang pantas mengetahui rahasia itu ... dan siapa yang harus ikut menghilang. *** 𝐖𝐚𝐫𝐧𝐢𝐧𝐠: 𝐡𝐚𝐫𝐬𝐡 𝐰𝐨𝐫𝐝, 𝐯𝐢𝐨𝐥𝐞𝐧𝐜𝐞, 𝐬𝐞𝐱𝐮𝐚𝐥 𝐜𝐨𝐧𝐭𝐞𝐧𝐭, 𝐦𝐞𝐧𝐭𝐚𝐥 𝐢𝐥𝐥𝐧𝐞𝐬𝐬, 𝐬𝐮𝐢𝐜𝐢𝐝𝐞.

More details
WpActionLinkContent Guidelines