Old Friends

Old Friends

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 20, 2017
bukan kita yang menginginkan untuk terjadi sebuah perpisahan, terlebih dengan orang yang selalu membuat kamu tertawa bahkan disaat paling buruk dalam hidupmu yang dapat langsung mengerti masalahmu hanya dengan menatap tanpa bicara. Dan orang seperti itu bukanlah seorang pacar yang bisa gonta-ganti ketika bosan, tetapi dialah seorang sahabat sejati. namun, hidup ini tidak pernah jauh dari pertemuan dan perpisahan. Sahabat kecilmu yang sudah pindah rumah akan berpisah dan mungkin melupakanmu, sahabat sd-mu juga akan mempunyai sahabat baru di smpnya kelak. Dan begitu seterusnya. Bahkan itu sudah diakui dengan diadakannya acara perpisahan di akhir jenjang pendidikan, tujuannya apa? Agar kita memahami tidak ada pertemuan yang kekal di dunia ini. Semua akan berpisah di makan waktu.
All Rights Reserved
#115
pertemuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE in SILENCE
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Our Journey To Love
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • ARESHAKEEL [COMPLETED]✅
  • | Ulfa Eliza | •End•
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • Sephia : Sepenggal Kisah di Masa Lalu
  • Rumah Sepasang Luka ✓

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines