"kamu itu pengecut! " kata Zahra terisak. "kamu tahu?! Satu hal yang tidak bisa aku maafkan dari kamu adalah kamu selalu menyembunyikan semuanya! Kamu nggak pernah jujur sama aku!" "kamu selalu berpura pura seakan akan menyayangiku dengan tulus! Namun nyatanya? Apa Ham?!? Apa?!?" kata Zahra menarik ujung kerah milik Irham dengan kedua tangannya. "aku harap setelah ini kamu sungguh sungguh dengan pilihanmu, tanpa adanya kepalsuan lagi, dan aku harap suatu saat jika kamu menyesal kamu tidak menyakiti siapapun lagi. Karena asal kamu tahu, aku menyukaimu lebih dari sembilan tahun!" kata Zahra menatap Irham lekat. ** "terimakasih karena kamu sudah menerima aku dengan segala masa laluku dan terimakasih telah menantiku selama itu" kata Zahra dengan mata yang sudah berkaca kaca. "aku mencintaimu, mas," kata Zahra memeluknya. Sabar menanti dalam ketaatan adalah sesuatu yang lebih baik untuk dilakukan daripada harus bersama dengan seseorang yang bahkan tidak menjaga dirinya sendiri. •PENANTIAN INDAH DI AKHIR APRIL• Vote dan komen gratis lohh 🌻 Yuk vommennya, biar saya tahu dan lebih akrab dengan pembaca, 🤗 Syukron katsiron, salam cinta dari author ❤ ___All Rights Reserved
1 part