Saat aku jatuh cinta, Allah cemburu

Saat aku jatuh cinta, Allah cemburu

  • WpView
    Reads 22,481
  • WpVote
    Votes 794
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 3, 2018
" Cuma karna pengen hijrah lo rela putusin Azmi? Lo udah bertahun tahun loh." ujar veronika, lalu dengan tegas ratiffa menjawab "lalu untuk apa gue hijrah kalau gue masih pacaran?bukan kah itu percuma?" "Kan bisa hijrah bareng bareng,Azmi itu udah sayang banget sama lo masa lo tinggalin gitu aja." Sahut veronika Mendengar hal itu ratiffa pun kembali berpikir,dia dilanda galau yang mendalam,hari hari nya seperti tak ada tujuan,wajar saja ratiffa yang baru berusia belia belum bisa memutuskan keputusan nya sendiri dan cepat terpengaruh dengan lingkungannya. Lalu akan kah ratiffa memutuskan untuk meninggalkan azmi atau memilih tetap bersamanya?? # Mohon maaf beberapa part saya private,jadi untuk kenyamanan pembaca bisa follow dulu
(CC) Attrib. NonComm. ShareAlike
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HARASTHA [ Seni Merawat Luka ]
  • VENDRA ♡
  • tentang sebuah rasa
  • AKU MENGABAIKAN CINTA SEJATINYA
  • Jingga's Life
  • luka sekaligus obatnya (end)
  • Setelah Menikah
  • Sweet RomanShit
  • Imam dari Sepertiga Malam

SPIN OFF RINTIK SENDU Luka ada karena kita yang dengan sadar menciptakannya, kecewa ada karena kita juga yang dengan sadar memupuknya. Jangan pernah menyalahkan Tuhan dengan dalih 'keadilan' karena kitalah yang terlalu banyak berangan. Seolah mengkambinghitamkan takdir, meraung tak terima dengan apa yang ada di depan mata, seakan dunia telah hancur dan runtuh seketika. Bangunlah! Jangan terlalu mendramatisir. Namanya hidup memang harus berkawan dengan 'perjuangan'. Tidak ada luka yang sembuh secara tiba-tiba, maka rawatlah! Merawat luka tidak ada salahnya jika memang bahagia menjadi tujuannya. Jangan pernah abai atau meremehkan, karena luka yang besar dan dalam berawal dari luka kecil yang dibiarkan tanpa pernah mendapat penanganan. -Harastha Razqya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines