TEATER BONEKA

TEATER BONEKA

  • WpView
    Reads 362
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 26, 2017
WpInfo
Fiction
Fantasy
Teater Boneka poppenky terancam punah ! Jumlah penonton yang semakin menyusut membuat Raina berjuang keras membuat cerita-cerita baru untuk dimainkan di teater boneka yang ia warisi dari sang Kakek. Tapi ini bukan pekerjaan mudah. Raina merasa Tak ada yang memahami cita-citanya termasuk Robert, kekasihnya. bagaimana nasib poppenky selanjutnya ??
All Rights Reserved
#2
robert
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Double R {Terbit✓}
  • The Way I Feel
  • My Bad Ify
  • Sera's Transmigration: Perfect Mother
  • The Real Boyfriend
  • U-Peek-A-Boo
  • Vendetta [Selesai]
  • Pregnant with the CEO's child (SERENA X RATARA)~£πd
  • 17 PAIN

Rank 12 in cinta monyet(2020/03) Rank 2 in ttm (2020/04) Rank 5 in permasalahan (2020/04) Rank 1 in persahabatan (2020/04) Rain ingin hidup seperti teman temannya yang lain, bebas menentukan pilihan seperti kupu-kupu yang bisa mengepakkan sayapnya dengan bebas ke mana pun ia suka. Tanpa kekangan, tanpa peraturan. Raja begitu melindungi Rain, seolah Rain adalah emas murni yang tidak boleh tergores sedikit pun. Namun, siapa sangka sikapnya yang satu ini malah menjadi batu sandungan untuk Rain. Aturan konyol yang mengharuskan dirinya selalu dekat dengan Raja membuat Rain seperti hidup dalam kukungan . Hingga pada suatu hari, Rain bertemu Gabriel---pemilik mata teduh yang seolah bisa mengeluarkan Rain dari kukungan yang membelenggunya selama ini. Namun, sepertinya alam tak mengizinkan Rain untuk bahagia, berkali-kali seseorang yang dia anggap malaikat itu mematahkan hatinya berkeping-keping. Lantas, langkah apa yang seharusnya Rain ambil? Hidup dalam kukungan, atau hidup bebas dengan risiko mati muda karena banyak terluka? (Ada beberapa hal yang tidak boleh kita sama-samakan salah satunya dalam berkarya, berkarya semampumu dan berkarya menggunakan imajinasimu karena itu lebih mulia dibandingkan menjiplak.) Start : 16 febuari 2020 Cover by: @2tau1904

More details
WpActionLinkContent Guidelines