Pesan Singkat | END [COMPLETED]

Pesan Singkat | END [COMPLETED]

  • WpView
    LECTURAS 3,086
  • WpVote
    Votos 235
  • WpPart
    Partes 179
WpMetadataReadConcluida sáb, ago 10, 2019
Hai, baca ceritaku ya. Disini saya membuat sebuah kata kata berisi pesan motivasi hidup agar kita bisa belajar untuk menjadi manusia yang baik seutuhnya. Dan semua kata-kata yang saya buat merupakan hasil pemikiran dan karya saya, tanpa menjiplak hasil karya orang lain. Mohon kritik dan sarannya juga ya.......... Jika kau ingat akan sesuatu, berusahalah untuk mencari tahu! dengan rasa penasaran dan ambil sisi positif dari setiap makna hidupmu. Begitu banyak pesan-pesan yang telah kita dengarkan dari setiap orang yang berbeda pandangan, golongan bahkan setiap sudut lapisan masyarakat yang seharusnya tak begitu saja kita lewatkan. Jika kau tak mampu menyatakannya secara lisan, lakukanlah dengan tulisan, dan jika kau memang tak mampu dengan itu, setidaknya jadilah penyimak yang bijak. Gunakan indra kita untuk melengkapi ruang kehidupan yang penuh dengan pengalaman.
Todos los derechos reservados
#4
pesansingkat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [COMPLETED] 7 Days
  • Perjuangan Hidupku
  • Tulisan
  • Still The Same
  • Dear Future (new version)
  • SERIBU CERITA DI PULAU SERIBU SUNGAI
  • WANG (COMPLETED)
  • My Doctor [END ] ✔
  • Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END
  • psychologycal

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido