Penghianatan

Penghianatan

  • WpView
    Reads 59,506
  • WpVote
    Votes 2,241
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 26, 2020
"Mell.. " panggil Andre sembari menahan tangan Mella. "Apaan lagi sih?? Gue udah muak sama lo ya ndre" Mella pun mencoba tidak tersulut emosi lagi. "Gue masih sayang sama lo, gue minta kita balikan lagi" pinta Andre. "Tuh mulut enak banget kalo ngomong, inget lo dulu yang mutusin gue dan gue juga udah pasrah buat ngelepasin lo gara - gara lo suka sama sahabat gue. Pikirin sesakit hati kayak gimana gue, pacar gue suka sama sahabat gue sendiri yang bener - bener deket sama gue" Mella sudah tidak sanggup menahan air mata di pelupuknya yang sudah mati - matian menahan agar air matanya tidak jatuh cuma gara - gara cowok brengs*k kayak di depannya. "Tapi kan gue udah nyadar kalo gue kagum sama dia mell.. dan gak cinta ke dia mell. " jelas Andre. "Itumah masalah lo, kenapa lo harus cerita gimana lo sama dia pas gue udah gak cinta sama lo ndre" Mella pun melepas cengkraman andre yang tidak terlalu kuat. "Lo gak inget pas lo mutusin gue kayak gitu hah?!?, lo tuh dengan seenaknya kalo bilang sekarang. Tapi lo gak tau perjuangan gimana gue mati - matian buat gak nangis cuma gegara cowok brengs*k kayak lo" dan sekarang emosi Mella benar - benar tersulut hingga ia seperti akan meluapkannya. "Seakan - akan lo kayak gak punya hati dulu mutusin gue didepan orang banyak malu gue ndre, udah cukup lo buat gue malu di depan anak - anak. Dan sekarang lo mohon - mohon ke gue dengan gampangnya, gue gak akan mau balikan sama lo lagi ndre" tolak mella sembari meninggalkan Andre. "Mell.... " teriak andre, sepertinya Mella benar - benar sudah marah besar. Andre tau itu bahkan ia sepertinya belum bisa bertemu dengan Mella lagi karena takut Mella akan malah menjauhinya lagi.
All Rights Reserved
#414
regan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Melody Arthadiesa
  • AILAH(END)✅
  • LOVE STORY QIANARRA
  • ALETA
  • Just Best Fri(end)
  • We Are One
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Gone(✔)🔚

"Lo anak baru mending lo jauh jauh dari gue, jangan pernah deket deket sama gue lagi! nasib gue tuh jadi sial banget setiap kali deket lo" marah Aleo terhadap Melody. --- "Lo semua masuk ke kelas biar gue yang temenin dia" ujar Aleo sembari menoleh ke arah Melody sebentar lalu membuang pandangannya "Jadi, siapa dulu nih yang mau ngomong? Atau mau diem dieman terus sampe pulang sekolah?" tanya Melody memulai pembicaraan "Kalo mau tidur tidur aja" ujar Aleo cuek "Yaudah, tapi lo jangan macem macem sama gue, awas lo" ujar Melody "Lo pikir gue cowo apaan" balas Aleo "Ya kali aja gitu kan nggak tau juga" ujar Melody namun tidak di hiraukan dengan Aleo, Melody pun berbalik membelakangi Aleo yang sedari tadi kaku. "Mau lo apa sih Al, kadang baik kadang dingin banget, susah banget di tebak" monolog Melody dalam hatinya --- "Nah gitu dong, senyum kek.. baru kali ini gue liat lo senyum" ujar Melody memandangi wajah tampan Aleo yang sedang fokus mengobati lukanya "Jangan diliatin terus, ntar lo suka lagi sama gue" balas Aleo yang sadar dirinya di tatap begitu lekat oleh Melody "Hah? S..siapa lagi yang ngeliati tte..terus, gr banget" jawab Melody terbata bata "Awhh pelan pelan dong Al, sakit tau" Melody mengalihkan topik "Iya sory, tadi katanya nggak sakit" usil Aleo

More details
WpActionLinkContent Guidelines