Harapan Yang Tak Pernah Pupus

Harapan Yang Tak Pernah Pupus

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 20, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Ketika seseorang datang di hidupmu,membuat harimu terus berwarna.Secercah harapan baru muncul di hidupmu,berbagi kisah dengannya tentu hal yang menarik bagimu. Hingga suatu Hari pertanyaan itu muncul dari bibirnya "Memang apa harapanmu Ta?"tanyanya dengan silet mata tajamnya menatap ke arahku. "Tahu tidak?kamu seperti adikku yang sampai saat ini aku belum bisa bertemu dengannya",ucapnya. Sebenarnya dia siapa??Tiba-tiba saja masuk ke dalam hidup Fanta,apakah saat ini Fanta tengah berfantasi lagi?Tapi mengapa orang ini terasa nyata baginya?
All Rights Reserved
#5
fanta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secrets and Agreements
  • Rasa Yang Hilang
  • A Cup of Signs - Secangkir Kiasan
  • SYAKIRA how are you?
  • π„π§π π’π§πžπžπ«πžπ 𝐓𝐨 ππšπ›π²π¬π’π­ |ᴛᴇᴇᴅᴇᴑ {√}
  • enDure || HAJEONGKYU - JEONGKYU - KYUWOO
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Miracle of Survival [END]
  • 𝐏𝐀𝐑𝐀𝐋𝐄𝐋 π‡π„π€π‘π“π’π“π‘πˆππ†π’
  • Just a Memory

Young Adult. Menjalani kehidupan sebagai seorang lady escort, bukanlah pilihan yang diinginkan Jean. Semuanya ia lakukan demi melunasi hutang yang ditinggalkan oleh almarhum ayahnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui pekerjaannya termasuk ibu dan Nala, sahabat baiknya serta Arkan, kekasihnya. Hingga suatu hari, Benzana, cowok yang terkenal dengan kenakalan serta otaknya yang mesum itu memergoki Jean saat sedang bekerja. Membuat Jean bingung. Benzana, cowok yang notabene kekasih Nala itu mengetahui rahasia terbesarnya. "Cukup turutin kemauan gue, maka rahasia lo akan aman," ujar Benzana sembari menyunggingkan senyum smirk. Jean menatap tajam ke arah Benzana. "Jangan main-main sama gue, Ben." Benzana mendengus pelan. Kemudian tertawa sinis. "Harusnya lo yang jangan main-main sama gue, Jean." Kemudian cowok itu berjalan meninggalkan Jean yang menatapnya dengan sorot mata berapi-api. Namun langkahnya terhenti. "Ngomong-ngomong, badan lo oke juga," ujarnya tanpa membalikkan badan lalu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda. Bangsat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines