Aidelweis

Aidelweis

  • WpView
    LẦN ĐỌC 445
  • WpVote
    Lượt bình chọn 67
  • WpPart
    Chương 11
WpMetadataReadĐang sáng tác
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối CN, thg 4 14, 2019
"Kamu tahu gak? Namaku Aidelweis, tapi orang lain sering panggil aku Edelweis karena namaku sama kayak bunga." "Terus?" "Tapi aku lebih suka bunga matahari di bandingkan bunga Edelweis." "Emang kenapa?" "Aku baca filosofinya di majalah yang waktu itu ibu beli di pasar. Kalau Bunga Matahari itu, selalu mengikuti kemana arah cahaya matahari bergulir. Saat pagi hari bunga matahari akan menghadap ke timur, dimana matahari terbit. Dan kemudian bunga matahari akan mengikuti matahari kearah barat dimana matahari terbenam. Sifat dari bunga matahari itu memberikan arti kesetiaan. Setia dan patuh pada kodratnya tanpa ada protes." Lelaki itu mengangguk mengerti, "Lo inget gak, kenapa waktu itu gue ngasih lo bunga matahari?" Aidel mengingat sebentar, lalu terkekeh "Inget banget. Kamu bilang, biar dahiku semakin bersinar kayak matahari." "Ngeselin banget sih." lanjut gadis itu, tertawa dengan ceria bersama si laki-laki keras kepala ini.
Bảo Lưu Mọi Quyền
#123
coolgirl
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Rakala Edelweiss
  • SOMEDAY [completed]
  • ON SIGHT (Completed)
  • Cuaca
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • EDELWEISS
  • Bunga Matahari dan Matahari nya {COMPLETED}
  • THE CLIMB [Completed]
  • Asteroid mind

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn