RENANDA
  • WpView
    Reads 824
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 18, 2017
WpInfo
Fanfic
Setelah kejadian tersebut renaya nindia Putri akan memafkan sosok laki laki bernama Arnanda oscari Naya,gadis itu berlari menuju arah bandara namun apa yang ia dapatkan? Ia terlambat. Bahkan sosok pria itu sudah meninggalkannya. "Neng... Ini surat dari laki laki yang neng kejer tadi katanya dia nitipin surat itu " ucap satpam di bandara Naya menangis tersedu dadanya sesak sekali untuk bernafas "Teruntuk kamu renaya nindia Putri ber bahagia setelah ini" kalimat sepenggal kata itu mampu membuat naya mencolok kehatinya nangisnya tak henti "Aku gak akan bahagia nan jika pemilik kebahagian aku itu kamu, aku akan nunggu kamu walaupun aku sendiri gak tau kapan kamu kembali " ucap renaya lalu melipat surat itu kembali memasukan surat itu kedalam tasnya Jika bermimpi adalah salah satu agar aku bisa bersamamu aku tidak akan pernah membuka mataku -renaya nindia Putri
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicity [On Going]
  • I (Space) You
  • Gavin untuk Givea (Hiatus)
  • Dear Alfino (END)
  • Reynand & Joya | END
  • No Longer Mate
  • Dermaga Cinta Tak Terlupakan (Full End)
  • My cool badboy [LENGKAP]
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]

BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines