Fly and Fall (Justin Bieber & Mac Harmon FanFiction) [Indonesian Vers.]

Fly and Fall (Justin Bieber & Mac Harmon FanFiction) [Indonesian Vers.]

  • WpView
    Reads 12,903
  • WpVote
    Votes 590
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Tue, May 3, 2016
Senin, 20 Agustus 2014. Jika aku tidak jatuh cinta terhadapmu,aku pasti dengan mudah akan menghunuskan pisauku ini ke perutmu dan melihatmu jatuh berlumuran darah, melihatmu mati di tanganku. Kemudian aku akan mendapatkan uang itu dan menggunakannya untuk pengobatan ibuku. Namun, takdir berkata lain. faktanya, aku mencintaimu. aku tidak bisa menghunuskan pisau ini ke perutmu dengan mudah, aku tak sanggup menyakitimu. aku tak bisa melihatmu mati di tanganku, ditangan seorang pembunuh bayaran yang jatuh cinta terhadap targetnya. Sekarang biarkan aku mempelajari waktu. kupasrahkan semua ini kepadaNya. jika kita ditakdirkan untuk bersatu, pasti ada jalan lain. Namun jika tidak.. relakah kamu mati ditanganku? -Justin Drew Bieber
All Rights Reserved
#43
macharmon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Diam
  • Lifesaver ( Justin Bieber Love Story ) [COMPLETED]
  • OUR MEMORIES
  • Lovers (Justin Bieber Fanfiction)
  • Isabella (Complete) End
  • In Bed (Maxwell Family #1) ✓
  • I WAS MADE FOR LOVING YOU [COMPLETED]
  • Dear Justin (Prequel)
  • Lovers 2 (Justin Bieber Fanfiction)
  • Little Night - Justin Bieber [COMPLETE - RePub]

[C O M P L E T E D]. "kamu berubah," katanya, matanya memancarkan sinar sedih. ada sesuatu yang aneh baginya, melihat ku berdiri didepannya dengan senyum angkuh. aku ingin tertawa dihadapannya, "memang," "kamu bukan yang aku kenal dulu," suaranya lirih. namun aku masih tersenyum. bersiap untuk menyakitinya, seperti dia menyakiti aku. lalu sebelum aku benar-benar pergi menjauh, aku menoleh, "pernah dengar patah hati mengubah segalanya?" • • • mungkin, suatu hari nanti kita berdua akan bertemu lagi. menyapa dalam suara pelan, berbincang sedikit. menoleh mengintip masa lalu, dan menyadari, dalam diam menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines