ARE I'm  A PSCHOPATH?

ARE I'm A PSCHOPATH?

  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 18, 2017
WpInfo
Fiction
Mystery
Seiring berjalan nya waktu,semakin bertambah nya usia,semakin banyak penderitaan datang. Itu semua memaksaku,memaksaku menunjukan kepada mereka sisi gelapku yang paling gelap yang mungkin akan ditakuti oleh banyak orang hahahahahahahahhaahahahahha aku bahkan tertawa sangat keras sekarang betapa senangnya diriku saat melihat darahnya menetes ke lututku,aroma amis darah menyengat masuk kehidungku membuat ku seakan-akan ingin terus dan terus menghirupnya. saat jarinya yang panjang menjadi potongan" yang sangat kecil,oh jangan bertanya siapa yang telah melakukan nya. tentu kau tahu,orang itu pasti aku,wew membalaskan dan melampias kan dendam kepada orang lain itu sungguh menyenangkan. aku bahkan tak bisa berhenti melakukannya. namun siapa sangka sisi gelap itu perlahan bisa hilang. karena kebanyakan orang yang baik berasal dari masa lalu yang dipenuhi kekelaman. Bagi anda yang phobia dengan tindakan kriminal yang mungkin bisa dikategorikan sadis harap menjauh,atau mungkin,mungkinkah anda korban selanjutnya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Teh
  • MAFIA VS MUSLIMAH
  • Full Of Scratches
  • Keazen (A Sly World)
  • My Beloved Revenge [END]
  • Senja Yang Tak Kembali
  • The Dark Side(END)
  • Psychological-Kanaya Seanandita
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

More details
WpActionLinkContent Guidelines