Abang? Suami?!!![TAMAT]

Abang? Suami?!!![TAMAT]

  • WpView
    GELESEN 91,514
  • WpVote
    Stimmen 3,444
  • WpPart
    Teile 52
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossene Geschichte Mo., Feb. 11, 2019
Berawal dari "Idola-> Ketemu ->Kakak Angkat->Suami" "Kamu adalah cowok yang ku dambakan, namun setelah kamu pindah ke kampus aku dan satu kelas sama aku, kamu begitu menyebalkan. Dan apalagi ini, kamu bakalan jadi kakak angkat aku? oh cobaan apalagi ini.- Nata. "cewek keras kepala, dan ternyata dia adalah fans gua. mimpi apa gua semalam. ets, cewek seperti ini gak akan gua biarin.-Third. Let's go reading guys ^-^ "Nat." "Apa kak?" "Jika dikasih pilihan, lo mau jadiin gua apa? Abang lo atau suami lo?" "Kenapa lo nanya pertanyaan bodoh itu?." "Pertanyaan bodoh? Bodohnya dimana? Gini aja deh ya. Kita bisa saja nikah. Makanya gua nanya ke elu, lo mau jadiin gua abang lo atau suami lo. Tinggal jawab aja kok susah." "Mudah lo bilang? Gini deh ya gua tanya ke elu. Lo pilih apa? Jadiin gua adik lo atau istri lo? Jawab dengan cepat." "Istri." DEG!!! wkwk kakakadikzone ?? So? Kuy baca ? ### ☠ BANYAK COGAN BERTEBARAN MESKIPUN SANG TOKOH UTAMA TIDAK CANTIK. ☠ Ceritanya ambrul adul. Aku-kamu,gua-elu user (perkataannya non baku) ngenext sesuai mood. Meskipun cerita gua ini cerita abstrak. Tolong selesai membaca di vote guys ^-^. Setidaknya kita harus belajar menghargai karya seseorang ^-^. [CERITA SUDAH SELESAI]
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien