Story cover for UNKNOW CHILD by ayuns07
UNKNOW CHILD
  • WpView
    Reads 7,781
  • WpVote
    Votes 494
  • WpPart
    Parts 12
  • WpHistory
    Time 1h 14m
  • WpView
    Reads 7,781
  • WpVote
    Votes 494
  • WpPart
    Parts 12
  • WpHistory
    Time 1h 14m
Ongoing, First published Nov 11, 2017
PBM (Pregnant Before Married) #Series2

Maafkan aku, karena tiba-tiba datang dalam hidupmu...
Maafkan aku, karena membiarkanmu berjuang sendirian...
Maafkan aku, karena membuatmu melahirkan anak ku...
Maafkan aku, karena membuatmu kesusahan dengan hadirnya diriku di kehidupanmu...
Maafkan aku, karena tidak bisa melepasmu...

Tapi Terima Kasih..
Karena mau berjuang bersamaku dan tetap bertahan disisiku.

AKU MENCINTAIMU
Dengan segenap jiwa dan ragaku
All Rights Reserved
Sign up to add UNKNOW CHILD to your library and receive updates
or
#5hotdaddy
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Past and Present - Original story cover
RIEL : Last Rain [SELESAI] cover
What If cover
Yours cover
SUGAR BABY CEO (END) cover
Marked By Her cover
The Way I Loved You [Completed] 🌹 cover
Han's: His Aching Allure  cover
The Prospective Of Old Brother In Law Is My Husband (COMPLETE) cover
The Same Heartbeat cover

Past and Present - Original story

29 parts Ongoing

Lelucon macam apa ini, Tuhan? Kenapa setelah delapan tahun, Kau kembali mempertemukan kami? Kenapa disaat aku mulai melupakan dia? Dia masih sama, bahkan bertambah tampan. Dengan bahunya yang tegap dan dadanya yang bidang. Dia masih sama. Suka sekali menggoda ku. Suka sekali melihat aku malu. Suka sekali melihat ku marah-marah. Laki-laki ku yang manis dan ramah telah berubah menjadi pria dingin tak berperasaan. Dan saat aku mendengar suaranya, aku tahu bahwa semuanya tidak lagi sama seperti dulu. -Alexis Rima Wijaya Aku tidak tahu takdir seperti apa yang Kau tuliskan untukku. Aku tidak tahu kenapa setelah delapan tahun berlalu, Kau kembali mempertemukan kami. Memposisikan dia sebagai sekretaris ku, memungkinkan aku untuk selalu melihatnya. Dia masih sama, bahkan bertambah cantik. Dengan rambut coklat nya yang bergelombang dan senyum manis yang selalu terukir diwajahnya. Dia masih sama. Bahkan caranya merona malu saat ku goda. Caranya berbicara dengan ku saat sedang marah. Gadis kecil yang manis telah berubah menjadi wanita dewasa dengan segala pesonanya. Dan saat aku tahu bahwa aku tidak pernah melupakannya, aku sadar bahwa kenyataan membuat semua tidak lagi sama seperti dulu. -Ferdinand Surya Sumirat