NADA
  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 2, 2017
"G-gue suka sama lo," ungkap seorang laki yang beralis tebal, badan tegap, hidung mancung dan wajah tampan. "Makasih," hanya itu yang dikatakan oleh perempuan berambut sepunggung, hidung mancung, dan berwajah cantik yang berdiri di samping lelaki tersebut. "Nanti kalau udah lulus kuliah, lo mau kan jadi ibu dari anak-anak gue?," Perempuan yang berdiri di sebelahnya hanya tersenyum simpul. "Jawab!," lanjutnya. "Masih lama, sekarang aja masih SMA. Udah mikirnya jauh banget," ucap perempuan tersebut "Kan gue lagi menata masa depan kita," Perempuan yang berada di sampingnya hanya tersenyum simpul. Mengapa lelaki tersebut tidak menjadikan perempuan sebagai pacar, melainkan sebagai istri nya kelak?. Apa perempuan tersebut mau menjadi istri nya atau tidak?
All Rights Reserved
#3
harus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rahellitha
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • Friendzone | END |
  • DAKSA [END]
  • ATHALARIQ
  • Three Idiot Girls  ✔
  • SamLova [Terbit]
  • Because I'm Stupid (End)
  • We Are One
  • RAISEN

"Langit yang indah bukan?" Dia Menatap ku Tersenyum "Iya dit,malam ini sangat indah" Aku tersenyum melihat sinta,kadang aku berfikir apa mungkin sinta seperti itu wajah nya yang selalu tersenyum membuat saja yang melihat nya ikut merasakan kebahagiaan itu.. "Sinta..." Sinta melihat ku tersenyum,aku ragu mengatakan ini tapi aku tak punya pilihan lain... Aku menatap sinta dengan serius "Ada yang pengen aku omongin sama kamu?" "Iya ngomong aja lagi dit?" Dengan ragu aku mencoba untuk memberitahu pada sinta yang sebenarnya "Emmmm... sinta sebenar nya a..aku udah punya pacar sebelum aku sama kamu" akhirnya kata-kata itu keluar dari mulut ku... Aku dan sinta terdiam untuk beberapa detik Aku menatap sinta tidak ada reaksi apa pun dari nya marah,kecewa,atau sedih atau mungkin dia refleks menampar ku seperti bayangan ku tetapi.... "Aku tau??" Aku terkejut dengan jawaban sinta,bagai mana mungkin? Dari mana di tau?siapa yang memberi tahu nya?atau teman-teman ku tapi ngak mungkin

More details
WpActionLinkContent Guidelines