Jeda Waktu

Jeda Waktu

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 12, 2017
Bagaimana mungkin aku bisa berdamai dengan masa lampau itu? Cukup tinggal di sana dan jangan kemari. Aku membenci semua kenangan tentangmu, rasanya seperti menusuk tiap helaian daun yang segar dengan bilah pisau bergerigi, begitu menusuk dalam-dalam dan mengambil pisau tersebut dengan semua seakan tertarik keluar, tinggallah sebuah raga kosong. Tak berpenghuni.
All Rights Reserved
#282
waktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruang Ingatan (End)
  • Jejak
  • TENTANG RASA
  • Arkara [PROSES REVISI]
  • CERPEN (END)
  • »The Love Behind Secrets!
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • KONSEKUENSI HATI
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)

Kamu akan selalu menjadi kamu, yang tersimpan dalam ingatanku. Kamu yang ramah. Kamu yang terkadang penuh amarah. Kamu yang sabar. Kamu yang terkadang memicu tengkar. Kamu yang pendiam. Kamu yang terkadang mencipta redam. Kamu yang lucu. Kamu yang terkadang hanya bisa mencipta pilu. Kamu yang penuh tawa. Kamu yang terlampau sering membuat perih luka yang menganga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines