Kabar Hati Dalam Pelukan Semesta

Kabar Hati Dalam Pelukan Semesta

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 27, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Pelepasan akan rasa Frustasi atau bahkan Depresi, tak harus selalu dengan hal-hal yang merugikan diri dan juga orang lain. Sayangi dirimu sebelum kamu menyayangi orang lain... Jangan terpaku pada satu titik. Dunia itu luas, meskipun di penuhi oleh mahluk Fana yang terlihat. Tapi mari manjakan matamu, tidak perlu dengan cara berlibur dan menghabiskan uang. Kau hanya perlu duduk di teras rumah mu, menikmati alam, mendengar musik sembari membaca dan meminum segelas teh atau kopi hangat. #Edelweiss IG : _dewinovita_
All Rights Reserved
#990
luka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • THE WAY [COMPLETED]
  • Cinta Dua Waktu
  • MATI RASA
  • Breathe
  • NADINE (Completed)✔✅
  • You Are Mine [Terbit]
  • Some Kind of Love [DISCONTINUED]
  • Antagonis

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines